JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sandiaga Uno: UMS Berpotensi Sebagai Mitra Strategis Kembangkan Bidang Kewirausahaan

Istimewa
 Cawapres Sandiaga Uno (kanan) saat memberikan kuliah umum di kampus UMS, Sabtu (22/9/2018). Foto: Istimewa

SUKOHARJO– Cawapres Sandiaga Uno mengatakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berpotensi sebagai mitra strategis bagi pemerintah untuk mengembangkan bidang kewirausahaan. Hal itu diungkapkannya usai mengisi Kulaih Umum “Kewirausahaan Bagi Mahasiswa UMS”, Sabtu (22/9/2018), di GOR kampus setempat.

“Saat ini kita menghadapi generasi milenial yang menunjukkan masa depan cerah bagi Indonesia. Saya yakin UMS merupakan Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Indonesia yang bisa menjadi lokomotif dan berpotensi menjadi mitra strategis pemerintah untuk mengembangkan bidang kewirausahaan dan membuka lapangan pekerjaan lebih baik,” urainya.

Baca Juga :  Menkominfo Pastikan Kualitas Jaringan Terjaga dalam Program Bantuan Kuota Belajar Online

Dalam kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan yang mendampingi Sandi juga memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa untuk menentukan goal dalam menjalankan rencana kewirausahaan.

“Tentukan go set goalnya. Tentukan mau jadi apa dan tulis itu untuk diperjuangkan. Belajarlah daru orang-orang yang gagal dan berhasil,” tandasnya.

Sementara itu, kedatangan Sandiaga Uno ke UMS sempat diwarnai aksi demo dari sekelompok orang yang menamai dirinya sebagai aliansi mahasiswa UMS. Aksi mereka berhasil dihalau oleh pihak keamanan kampus dan mereka tidak dapat menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) saat dimintai oleh pihak keamanan. Mereka sempat melontarkan penolakan politisasi yang dilakukan oleh Sandiaga Uno di kampus.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Masih Cenderung Naik, Luhut Klaim Penanganan Terkendali

Rektor UMS, Sofyan Anif menekankan bahwa kedatangan Sandiaga Uno bersama Zulkifli Hasan atas dasar undangan dari pihak kampus yang disampaikan sejak Juli 2018 lalu.

“Kami sudah mengundang sejak Pak Sandi masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jakarta, Juli 2018 lalu. Namun baru direspon saat ini, jadi kami tetap menerimanya sebagai seorang pengusaha sukses dan mantan wakil gubernur Jakarta,” tegasnya. Triawati PP