loading...
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat melepas rombongan 500 personel Babhinkamtibmas pengantar SIM di Mapolres Sragen, Rabu (19/9/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Komitmen Polres Sragen untuk memberikan pelayanan prima dan transparan kepada masyarakat kembali ditunjukkan. Banyaknya tunggakan surat izin mengemudi (SIM) dampak kekosongan blangko beberapa waktu lalu, memantik keprihatinan dari Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

Pucuk pimpinan di Polres Sragen itu langsung mengerahkan 500 anggota Babhinkamtibmas di 20 Polsek untuk terjun mengantarkan SIM yang sudah jadi door to door.

Ratusan Babhinkamtibmas di semua desa itu diberangkatkan untuk melaksanakan giat delivery SIM atau antar SIM, Rabu (19/9/2018) pagi. Mereka dilepas langsung oleh Kapolres didampingi Kasatlantas AKP Dhani Permana Putra selepas apel gelar pasukan di Polres.

Baca Juga :  6 Korban Tewas Dalam Kecelakaan Maut di Jalur Tol Solo-Ngawi Wilayah Sragen. Berikut Daftarnya! 

“Ada 500 Babhinkamtibmas yang hari ini kita libatkan untuk melakukan progran delivery SIM. Mereka akan bertugas mengantarkan SIM yang beberapa waktu lalu sempat mengalami keterlambatan material sehingga terjadi tumpukan. Ada sekitar 9.000 SIM yang menumpuk. Karena sekarang material sudah lancar, SIM yang sudah jadi akan kita antarkan ke alamat pemohon secara bertahap,” papar Kapolres.

Menurut Kapolres, program delivery SIM itu merupakan salah satu inovasi layanan yang sudah dijalankan di Polres Sragen selama setahun  kepemimpinannya. Hal itu juga sebagai upaya untuk memberikan kemudahan dan transparansi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Cerita Dramatis Evakuasi Korban Tewas Terjepit Body Bus Yang Hancur Gasak Truk di Tol Sragen-Ngawi 

Selain itu, inovasi delivery SIM itu juga menjadi momentum kepolisian yang hari demi hari makin memberi kemudahan dan kejelasan dalam memberikan layanan maksimal.

“Mengingat banyaknya tumpukan sampai 9.000 SIM, nanti akan kita antar secara bertahap. Hari ini 500, nanti berikutnya lagi. Dengan diantar sampai alamat, setidaknya membantu masyarakat agar tidak bolak-balik lagi ke Polres mengambil SIM,” terang Kapolres.

Kapolres saat menyerahkan SIM yang sudah jadi ke babhinkamtibmas Polsek Sragen Kota. Foto/Wardoyo

Sebelum diberangkatkan, 500 personel itu terlebih dahulu diberi pengarahan. Yakni diharamkan menerima imbalan dari masyarakat pemilik SIM, apalagi meminta.

“Karena semangat kami ingin memberikan pelayanan yang tidak membebani masyarakat di luar biaya yang sudah ditentukan. Makanya tadi semua sudah kami ingatkan apabila diberi imbalan tidak akan diterima,” tandasnya. Wardoyo


Loading...