loading...


Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyampaikan sambutan dan closing ceremony dan pengundian hadiah Solo Great Sale 2018 di Pedapi Gede Balaikota Surakarta,Rabu (28/02/2018) Foto: Kiki Dian

SOLO- Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menegaskan larangan kegiatam politik memasuki kawasan Car Free Day (CFD). Hal itu menanggapi rencana aksi jalan sehat umat Islam tanggal 9 September 2018 mendatang yang ditengarai bermuatan politis.

Selain itu, pelarangan kegiatan politik masuk CFD sesuai dengan komitmen awal bersama warga Kota Solo dan Pemkot Surakarta saat pembukaan CFD. Rudy menandaskan, jika diketahui ada gerakan politik masuk dalam area CFD, maka pihaknya tidak segan mengusir keluar kegiatan tersebut.

“Terutama kegiatan polituk, apapun bentuknya itu. Kegiatan politik dilarang melewati atau masuk jalur CFD. Karena ini sudah merupakan komitmen dan kesepakatan seluruh warga Kota Solo. Terutama Pemkot Surakarta yang telah menyampaikannya kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (3/9/2018).

Baca Juga :  Pasar Legi Solo  Menggeliat Lagi, Ribuan Pedagang Mulai Tempati Los Pasar Darurat

Jika masih ada kegiatan politik yang diketahui nekat beraksi di kawasan CFD, Rudy tidak segan untuk menindak tegas dengan mengeluarkan aksi tersebut dari jalur CFD.

“Jika masih ada kegiatan politik di sepanjang CFD ini, kita akan peringatkan agar langsung keluar dari area CFD,” paparnya.

Porwaso Dilaksanakan Setiap Tahun

Sementara itu, terkait dengan permohonan izin penggunaan Lapangan Kotabarat untuk rencana aksi jalan sehat umat Islam tersebut, Rudy kembali menegaskan bahwa Lapangan Kottabarat sudah digunakan untuk kegiatan Porwaso pada waktu yang sama.

Baca Juga :  Mayoritas Penghuni Rutan Solo Derita Penyakit Ini

“Kalau ada yang meminjam lapangan Kottabarat tanggal 9 September 2018, kita sudah sampaikan kalau Lapangan Kottabarat sudah kita pakai untuk kegiatan Porwaso (Pekan Olahraga Warga Solo). Kegiatan Porwaso ini sudah direncanakan sejak tahun 2017 dengan Perda APBD tahun 2017. Keputusan Perda APBD itu audah sejak tahun 2017, sehingga Lapangan Kottabarat sudah dipakai untuk kegiatan itu dan tidak dimungkinkan untuk kegiatan lain,” tegasnya.

Ditanya kemungkinan aksi jalan sehat tetap digelar namun di jalan depan Lapangan Kottabarat, Rudy menegaskan hal itu merupakan wewenang aparat keamanan.

Baca Juga :  Ratusan Karyawan PTPN IX Demo, Mereka Ajukan Tujuh Tuntutan

“Kalau sudah di jalan, itu sudah urusan pihak aparat keamanan,” tukasnya. Triawati PP

 

Loading...