JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

2 Pemuda Solo Pengedar Upal Mengaku Sempat 4 Kali Sukses Belanjakan Upalnya di Sragen

Salah satu tersangka pengedar upal yang ditangkap Polsek Tangen dan BB upal yang diamankan. Foto kolase/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Salah satu tersangka pengedar upal yang ditangkap Polsek Tangen dan BB upal yang diamankan. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN- Polres Sragen melalui jajaran Polsek Tangen meringkus dua orang pemuda karena tertangkap basah mengedarkan uang palsu, Rabu (4/10/2018) petang. Kedua pemuda yang masih dalam pemeriksaan itu dilumpuhkan saat dalam perjalanan dari Solo sembari mengedarkan uang palsu di wilayah Gendol, Tangen.

Kedua pemuda yang diketahui berasal dari Solo itu ditangkap saat mengemudi di mobil Calya warna putih. Mereka tertangkap sesaat setelah ada salah satu warga pemilik toko di Ngrejeng, Ngrampal yang mencurigai pelaku membayar belanjaan pakai uang palsu.

Baca Juga :  Diliputi Wajah Sedih, Keluarga 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Plupuh Sragen Terima Santunan Rp 150 Juta dari Jasa Raharja

“Ada dua tersangka yang kita tangkap. Semuanya dari Solo. Dari laporan warga di Ngrejeng, Ngrampal yang barusaja dibelanjain gula, teh, dengan uang palsu oleh tersangka,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tangen, AKP Sartu, Kamis (5/10/2018).

Dari pengakuan tersangka, mereka sempat empat kali singgah di beberapa toko di wilayah Sragen. Di empat toko itu, mereka berhasil membelanjakan uang palsu mereka sebelum terendus di toko kelima di wilayah Ngrampal.

Baca Juga :  Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Plupuh, Kasat Lantas Sragen Ungkap Kondisi Sopir Truk Saat Gasak Bocah dan Ibu Anak Hingga Tewas di Plupuh

Menurut Kapolsek, kedua tersangka diamankan dengan barang bukti mobil Calya yang digunakan untuk keliling, uang palsu sebanyak Rp 1,6 juta pecahan 50ribuan, gula 48 kg dan teh empat pres hasil belanjaan.

“Saat ini pemeriksaan masih berlanjut oleh tim kami. Modusnya mereka membelanjakan uang palsu itu ke toko agar dapat kembalian uang asli,” terang Kapolsek. Wardoyo