JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

2 Pemuda Solo Pengedar Upal Mengaku Sempat 4 Kali Sukses Belanjakan Upalnya di Sragen

Salah satu tersangka pengedar upal yang ditangkap Polsek Tangen dan BB upal yang diamankan. Foto kolase/Wardoyo

IMG 20181004 140503 806x548
Salah satu tersangka pengedar upal yang ditangkap Polsek Tangen dan BB upal yang diamankan. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN- Polres Sragen melalui jajaran Polsek Tangen meringkus dua orang pemuda karena tertangkap basah mengedarkan uang palsu, Rabu (4/10/2018) petang. Kedua pemuda yang masih dalam pemeriksaan itu dilumpuhkan saat dalam perjalanan dari Solo sembari mengedarkan uang palsu di wilayah Gendol, Tangen.

Kedua pemuda yang diketahui berasal dari Solo itu ditangkap saat mengemudi di mobil Calya warna putih. Mereka tertangkap sesaat setelah ada salah satu warga pemilik toko di Ngrejeng, Ngrampal yang mencurigai pelaku membayar belanjaan pakai uang palsu.

Baca Juga :  Buntut Ledakan Klaster Layatan, Puluhan Warga 2 RT di Desa Jetis Sragen Dilarang Keluar. Lingkungan Dilockdown Total, Logistik Dipasok Warga Lain dan Pemdes

“Ada dua tersangka yang kita tangkap. Semuanya dari Solo. Dari laporan warga di Ngrejeng, Ngrampal yang barusaja dibelanjain gula, teh, dengan uang palsu oleh tersangka,” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tangen, AKP Sartu, Kamis (5/10/2018).

Dari pengakuan tersangka, mereka sempat empat kali singgah di beberapa toko di wilayah Sragen. Di empat toko itu, mereka berhasil membelanjakan uang palsu mereka sebelum terendus di toko kelima di wilayah Ngrampal.

Baca Juga :  Tambah 7 Warga Sragen Terpapar dan 1 Meninggal Hari Ini. Total Kasus Covid-19 Capai 6.545 Positif, 5.889 Sembuh dan 436 Meninggal Dunia

Menurut Kapolsek, kedua tersangka diamankan dengan barang bukti mobil Calya yang digunakan untuk keliling, uang palsu sebanyak Rp 1,6 juta pecahan 50ribuan, gula 48 kg dan teh empat pres hasil belanjaan.

“Saat ini pemeriksaan masih berlanjut oleh tim kami. Modusnya mereka membelanjakan uang palsu itu ke toko agar dapat kembalian uang asli,” terang Kapolsek. Wardoyo