SOLO โ Sekitar 200 orang guru, pegawai negeri sipil (PNS), mahasiswa dan masyarakat awam mengikuti Workshop Seni Sastra di Hotel Loji, Senin (29/10/2018) dan Selasa (30/10/2018).
Workshop yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kota Surakarta tersebut mengusung beberapa materi, yakni menulis dan membaca aksara Jawa, mendongeng berbahasa Jawa dan menulis Cerkak (cerita pendek berbahasa Jawa).
Ketua Panitia acara, Maretha Dinar Cahyono, SE, MM dalam sambutannya mengatakan, workshop tersebut digelar untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa.
โDengan harapan ini akan menjadi bahan penguatan budaya Jawa di tengah jaman modern,โ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim, SH, MM yang diwakili Sekretaris, Tutik Mulyani SH menyampaikan, untuk melakukan penguatan budaya Jawa, salah satunya malalui pemanfaatan dan pendayagunaan bahasa Jawa di tengah masyarakat.
โAgar budaya Jawa tetap eksis, perlu penyebarluasan di tengah masyarakat,โ jelasnya.
Salah satu tantangan riil di zaman globalisasi sekarang ini, dicontohkan Tutik Mulyani, adalah banyaknya siswa yang memiliki nilai bahasa Asing bagus, namun sebaliknya, nilai Bahasa Jawa justru kurang memuaskan.
โPadahal bahasa Jawa merupakan salah satu kekayaan warisan budaya leluhur,โ ujarnya.
Workshop tersebut menghadirkan narasumber Drs Supardjo MHum (praktisi seni dan dosen UNS), Drs Hanindawan (praktisi seni dan penulis) dan Andi Sri Wahyudi (praktisi seni dan penulis). #suhamdani