JOGLOSEMARNEWS.COM Umum TMMD KODIM SRAGEN

55 Prajurit Perang Kodam IV Diponegoro Mendadak Dikerahkan ke Sambirejo Sragen. Ada Apa? 

Prajurit tempur Kodam IV Diponegoro saat mengerjakan pembangunan embung di Sukorejo, Kamis (18/10/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Prajurit tempur Kodam IV Diponegoro saat mengerjakan pembangunan embung di Sukorejo, Kamis (18/10/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sebanyak 55 prajurit Yonzipur 4 Kodam IV Diponegoro diterjunkan khusus ke Desa Sukorejo, Sambirejo. Namun mereka ternyata dikerahkan bukan untuk berperang.

Akan tetapi mereka diperbantukan melakukan giat TMMD Reguler di wilayah Kodim Sragen yang dipusatkan di Sukorejo.

Mereka ditugaskan membantu pengecoran jalan dan pengerukan lahan untuk pembuatan embung. Meski bertugas di medan yang berbeda, puluhan prajurit itu tetap semangat.

Salah satunya, Prada Heri Rahman,  Angru Ton II Kompi B Yonzipur 4 kodam IV/DIP yang sudah sejak lagi bersiap melaksanankan tugas penyiapan material pasir untuk pembangunan embung. Bersama warga, ia dan puluhan prajurit regunya langsung membaur bersama warga untuk mengawali pembangunan embung.

Sebagai prajurit Zeni Angkatan Darat yang mempunyai tugas pokok pembangunan infrakstruktur horizontal maupun vertikal, tugas itu tak jadi masalah baginya. Sebab prajurit Zeni AD juga dituntut mempunyai kemampuan membantu gerak pasukan seperti penerobosan lapangan ranjau, penjinakan bom atau ranjau personil dan anti tank.

“Jadi enggak masalah. Kami sudah terbiasa,” paparnya.

Pelaksanaan tugas khusus membantu TMMD, menurutnya justrudapat mengasah kemampuan prajurit Seni di bidang tukang batu dan operator alberzi. Selain itu juga meningkatkan kemampuan untuk operator eskavator membantu penggalian pembuatan embung di lokasi TMMD Sukorejo. Wardoyo