JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bawaslu Preteli Baliho Caleg RI, Ferry Juliantono. Dinilai Ilegal dan Langgar Aturan

Dwi Budi Prasetyo. Foto/Wardoyo

IMG20180926142027 816x612
Dwi Budi Prasetyo. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN-  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sragen mencopot paksa sejumlah baliho raksasa bergambar Wakil Ketua DPP Gerindra, Ferry Juliantono. Pencopotan terpaksa dilakukan lantaran baliho bernuansa politik itu dipasang tanpa izin.

Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budi Prasetyo mengungkapkan total ada sekitar tujuh baliho berukuran besar yang diturunkan dan ditertibkan. Baliho berukuran besar yang dibredel itu diantaranya di Beloran, Mungkung, Nguwer dan Tunjungan.

“Jumat kemarin kita tertibkan bersama dengan Satpol PP. Karena memang tidak berijin dan menyalahi Perbup 11/2018,” paparnya.

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen Selasa 13 April 2021, 21 Warga Kembali Positif Terpapar, 5.321 Sembuh dan 388 Meninggal Dunia

Menurut Budi, secara substansi, konten baliho milik Ferry memang tak secara spesifik bermuatan kampanye. Akan tetapi, baliho tersebut ternyata diketahui tidak diajukan izin ke Pemda.

“Sesuai Perbup, selain baliho komersil tidak boleh. Harus izin me Pemda. Mungkin dari pihak pemasak APK dari Pak Ferry tahunya ketika titik reklame itu sudah milik mereka sehingga langsung dipasangi begitu saja. Padahal harus izin Pemda,” jelasnya.

Meski dicopoti paksa, Budi mengapresiasi itikad baik dari pihak pemilik baliho yang langsung proaktif mencari informasi ke Bawaslu. Mereka selaku pemasang baliho Ferry mengaku memang tidak mengetahui jika harus izin Pemda.

Baca Juga :  Bikin Malu Sragen, 11 Remaja Asal Sambungmacan Terciduk Polisi Saat Melakukan Aksi Ciblon On the Truck. Sebagian Masih Pelajar, Hanya Tertunduk Saat Diinterogasi di Polres

“Titik reklamenya itu mungkin sudah milik pihak ketiga pemenang lelang. Kalau enggak salah dari pihak Derras. Mereka barangkali dimintai job dan tinggal masang saja. Malah bagus, dari pemasang kemarin proaktif menanyakan ke sini. Akhirnya jadi tahu, ketika mereka memasang APK atau baliho harus mengetahui aturannya,” pungkas Budi. Wardoyo