JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Di Depan Museum Dunia, Perwakilan 16 Parpol Sragen Deklarasi Tolak Politik Uang dan Kampanye Hitam! 

Deklarasi Pemilu Damai di Museum Sangiran. Foto/Wardoyo
Deklarasi Pemilu Damai di Museum Sangiran. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- KPU dan Bawaslu Sragen serta perwakilan 16 Parpol di Sragen menyatakan sepakat untuk berikrar Pemilu Damai. Deklarask damai digelar di Museum Sangiran, Kalijambe, Senin (1/10/2018) dengan dihadiri jajaran Forkompida.

Deklarasi Pemilu Damai itu dipimpin oleh Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetya dan Ketua KPU Sragen, Ngatmin Abbas. Budhi mengatakan dipilihnya Sangiran sebagai lokasi, karena sekaligus mempromosikan bahwa Sragen mempunyai Obyek Wisata yang mendunia, yaitu Museum Sangiran.

“Deklarasi Damai Pemilu tahun 2019 dilaksanakan supaya kepentingan Pemilu tidak ada perpecahan, berita Hoax, dan permusuhan. Diharapkan semua sinergitas agar supaya proses berjalannya Pemilu tahun 2019 dapat berjalan dengan aman dan tertib,” paparnya.

Baca Juga :  Terseret Kereta Api dari Karangmalang Sampai Stasiun Ngrampal, Sukiyo Tewas Tubuhnya Tercerai Berai

Sementara, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kabag Ops, AKP Yohanes Kristanto berharap dengan apa yang sudah dideklarasikan dari Peserta Pemilu supaya benar-benar diatensikan, sehingga Pemilu tahun 2019 dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Menurutnya, Polri dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 sudah membentuk 6 Satgas. Di antaranya adanya Satgas Cyber Camp, Cyber Money Politik dan Cyber Black Camping.

“Dalam hal ini TNI/Polri tetap akan menjaga Netralitas, dan itu bisa dipertanggungjawabkan karena TNI/Polri tidak mencoblos, namun untuk Netralitas para ASN yang harus diwaspadai dan itu harus diseragamkan,” paparnua.

Baca Juga :  Terungkap, 3 Kios Mewah di Pungkruk Sragen yang Disegel Ternyata Milik Pengusaha Batik

AKP Yohanes juga mengingatkan Pemilu tahun 2019 UU ITE dari Polri juga masih berlaku. Apabila ada Satgas dari Polri menemukan berita Hoax yang melanggar UU ITE, maka dari Polri pasti akan menindaklanjutinya.

“Harapan kami supaya dari pihak KPPS atau penyelenggara Pemilu tidak ada yang terlibat dalam pidana Pemilu, maka dari itu semua harus benar-benar menjaga netralitasnya,” tegasnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com