JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geram Pasien Miskin Pemegang KIS Dipingpong dan Ditelantarkan RSUD Sragen, Aktivis Gelar Demo Ikat Mulut

Ihsan saat menggelar demo ikat mulut dan protes penelantaran pasien miskin di Sragen. Foto/Wardoyo
Ihsan saat menggelar demo ikat mulut dan protes penelantaran pasien miskin di Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Seorang warga RT 01/07 Ngoncol, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Nur Ikhsan Hamidi menggelar aksi demo sendirian di kantor Bupati Sragen. Ia memprotes pelayanan buruk terhadap pasien miskin pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dilempar dan ditolak banyak rumah sakit di Sragen.

Baca Juga :  Jauh-Jauh dari Tawangmangu ke Sragen, Bapak 2 Anak Ini Cuma Mau Maling. Apesnya Langsung Tertangkap Basah

Tidak hanya itu, ia juga menyesalkan biaya pelayanan di rumah sakit yang masih mahal meski pasien sudah memegang KIS. Aksi protes dilakukannya dengan longmarch dari runag ke kantor bupati.

Ihsan berjalan dari Nglorog ke Kantor Bupati Sragen sejauh 5 kilometer.

Baca Juga :  Selamat, Sragen Raih WTP Keenam Berturut-turut. Langsung Diguyur Bonus DID Rp 14 Miliar

Setiba di kantor bupati, ia melakukan orasi sendirian yang intinya memprotes mahalnya biaya dan penanganan diskriminatif untuk pasien KIS.

Advertisement

Sebagai bentuk sindiran, ia mengikat mulutnya dan mengalungkan kardus bekas dengan tulisan “Orang Melarat Jangan Berpendapat”.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua