loading...
Loading...
Ilustrasi tsunami

KARANGANYAR- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, meminta kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan terjadinya bencana alam. Hal tersebut dikatakan Ganjar Pranowo, usai menghadiri deklarasi relawan Projo bersama tim kampanye daerah di Karanganyar, Sabtu (06/10/2018).

Orang nomor satu di Jateng tersebut, mengungkapkan, berbagai potensi bencana alam, seperti tanah longsor dan tsunami ada di wilayahnya. Untuk  potensi bencana longsor ada daerah pegunungan, seperti Karanganyar,  Purworejo,Temanggung, Banjarnegara, Banyumas, Purbalingga. Sedangkan di daerah selatan yang meliputi Klaten dan Jogjakarta, sangat rawan tsunami.

Baca Juga :  Bawaslu Karanganyar Bidik 6 Desa Dijadikan Desa Anti MP dan Pengawasan. Berikut Daftar Nominasi Desanya! 

“Jateng merupakan daerah rawan bencana. Tiap bulan seluruh pergerakan lempengan dilaporkan. Masyarakat diberdayakan Peta rawan bencana kita ada Masyarakat kita kuatkan dengan penguatan resiko bencana. Kita sosialisasi kan terus. Persiapan dan antisipasi bagus. Kita berdoa semoga tidak ada bencana. Tapi kita terus latihan, karena kita tinggal di daerah ring of fire, daerah bencana,” kata Ganjar Pranowo, Sabtu (06/10/2018).

Baca Juga :  Kebakaran Hutan Lereng Lawu, Polres Karanganyar Langsung Bentuk 6 Posko Terpadu. Paling Parah di Desa Beruk 

Dijelaskannya, kondisi rawan longsor terjadi ketika musim hujan. Warga yang berada di kawasan rawan bencana, lanjut Ganjar,  harus waspada dan ekstra hati-hari terhadap tanda-tanda bencana. Oleh karena itu, pelatihan pengurangan risiko bencana menjadi penting bagi warga yang tinggal di daerah perbukitan.

Baca Juga :  Fakta Baru Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Pemotor di Jaten Karanganyar. Kasatlantas Ungkap Para Korban Ternyata Habis Karaoke Dari Aloha 

“Termasuk dapat membaca tanda-tanda bencana, apa yang harus dilakukan dan kemana harus berlindung jika terjadi bencana,” jelasnya. Wardoyo

Loading...