loading...
Wagub Jateng, Taj Yasin didampingi Wabup dan Kapolres Sragen saat berkunjung ke Ponpes Walisongo Sragen, Kamis (4/10/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengajak masyarakat Jateng dan generasi muda memerangi hoax dan tidak menyebarkan berita bohong. Selain itu, ia juga meminta agar pondok pesantren menjadi garda terdepan untuk mencegah bahata radikalisme.

Hal itu disampaikan melalui sambutan yang dibacakan Wagub, Taj Yasin dalam acara Serasehan Bersama Gubernur Jawa Tengah Di Pondok Pesantren Wali Songo Sragen, Kamis (4/10/2018).

Di hadapan ratusan santri dan warga, Wagub hadir mewakil Gubernur ke Ponpes Wali Songo di Kampung Sungkul, RT 12/RW 4, Plumbungan,. Karangmalang, tersebut. Serasehan mengambil tema “Santri Keren, Santri Pelopor Anti Radikalisme dan Narkoba “.

Loading...
Baca Juga :  Parah, Belasan Pelajar SMK dan SMP di Sragen Digerebek Saat Mbolos dan Joget-Joget. Bikin Resah Warga,  Sebagian Kocar-Kacir Melarikan Diri 

Dalam sambutannya, Wagub mengajak para santri untuk bersama – sama menjahui yang namanya narkoba dan paham radikalisme. Kemudian ia menyampaikan sambutan Gubernur yang intinya mengajak kalangan Ponpes menjadi sarana mencetak generasi yang syariah forum ini juga untuk mencegah paham radikalisme dan penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Operasi Zebra di Sragen, 4.947 Pengendara Harus Pasrah Terjaring Tilang, Dua Orang Tewas di Lokasi Yang Sama 

Ia juga mengajak semua elemen menghindari sikap intoleransi yang sekarang sudah marak dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Begitu juga generasi muda kita sekarang sudah mudah mencaci maki dan menyebar berita hoak. Lalu banyak kasus penyalahgunaan narkoba saat ini sudah mengkhawatirkan sekali. Maka dari itu pondasi agama sangatlah penting untuk menanggulangi hal tersebut,” papar Wagub.

Baca Juga :  Cek Proyek Revitalisasi Rp 225 Miliar di PG Mojo Sragen, Komisi VI DPR RI Sebut Target Swasembada Gula Bisa Ambyar Tanpa Roadmap Jelas. Ingatkan Motif Importir Pemburu Rente!  

Sementara, mewakili bupati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriatno, mengatakan Pemda mendukung penuh sarasehan tersebut demi terbebasnya lingkungan sekolah maupun ponpes dari narkoba dan radikalisme khususnya di Bumi Sukowati.

“ Dan beliau menghimbau kepada masyarakat semua untuk sama – sama menjaga Bumi Sukowati ini jangan sampai satu jengkal pun ada paham radikalisme,” tuturnya. Wardoyo

Loading...