JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hadirkan Band Pecas Ndahe, Konser Amal Untuk Palu-Donggala di Karanganyar Raup Donasi Rp 11 Juta 

Konser Amal Pecas Ndahe di Karanganyar. Foto/Humas Kab
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Konser Amal Pecas Ndahe di Karanganyar. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR- Ada banyak carantuk menggalang dana untuk korban gempa bumi di Donggala, Sigi dan Palu Sulawesi Tengah. Seperti yang dilakukan Forum Crew Sound Sistem Indonesia (Focsosi) dengan menghadirkan musik humor Pecas Ndahe di Plasa Alun-alun Karanganyar.

Dengan penampilan musik humor dari Surakarta tersebut, Pocsosi mengedarkan sumbangan kepada penonton. Hasilnya cukup mengejutkan karena terkumpul Rp 11.013.000.

“Malam ini kami memang sengaja mengumpulkan dana untuk korban bencana alam di Palu dan tidak ada unsur keterpaksanan. Apalagi unsur politik tidak ada sama sekali. Ini murni terketuk hati nurani kami dari Focsosi,” papar Ketua Panitia, Tri Puji Sugiarto.

Baca Juga :  Dorong Pertanian Organik, Anggota DPR RI Luluk Gelontor Bantuan Untuk Petani Karanganyar. Mulai dari UPPO Rp 250 Juta, Bibit Kopi Hingga Kambing!

Dia menambahkan saudara-saudara di Palu harus kembali bangkit. Pihaknya sebagai forum pemilik sound system ini saudara-saudara di Palu kembali tersenyum dan bercanda lagi. Dana sebesar Rp 11 juta ini akan langsung di serahkan ke BPBD Karanganyar untuk disalurkan ke Palu.

“Saya yakin lebih tepat dana tersebut diserahkan ke Pemkab untuk segera disalurkan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemkab Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan korban gempa bumi di Palu asal Karanganyar sudah pada balik kampung. Pemkab mencatat ada 140 warga yang pulang ke bumi intanpari. Rinciannya, Kecamatan Jumapolo ada 81 orang, Jumantono, 40 orang, kebakkaramat 13 orang, Colomadu 11 orang, Karangpandan 6 orang.

Baca Juga :  Sopir Minibus Maut Yang Kecelakaan di Kemuning Karanganyar Resmi Ditahan 1 x 24 Jam. Polisi Duga Sopir Tak Hafal Medan, Kondisi Jalan Berkelok Ekstrim 

“Kami terus melakukan pendataan dan Pemkab Karanganyar akan membantu para korban bencana bumi di Palu yang pulang kampung. Dinas sosial, Baznas, BBPD, PMI dan Dinas Pendidikan akan membantu. Misalnya anak yang sekolah akan diberikan kesempatan untuk bersekolah di Karanganyar,” imbuhnya.

Sementara penampilan musik Humor Pecas Ndahe cukup memikat penonton. Bahkan mereka tertawa lebar ketika penampilan musik humor mengocok perut. Musik humor tersebut juga berharap saudara-saudara di Palu segera bangkit kembali untuk menata hidup yang lebih baik. Wardoyo