loading...
Loading...
Ilustrasi pesawat jatuh

SRAGEN- Kabar duka kembali datang dari pahlawan devisa Sragen. Kali ini, pemuda asal Tanon, Eko Cahyono asal Dukuh Trombol RT 22, Ketro, Tanon dikabarkan tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat di Papua Nugini.

Data yang dihimpun, Eko tewas setelah pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan tenggelam.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto mengungkapkan kabar tewasnya Eko dibenarkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga :  Limbah Makin Parah, Warga Tepi Bengawan Solo Mulai Terserang Gatal-Gatal. Air Sumur Puluhan Tahun Tercemar, Pemerintah Diminta Jangan Diam Saja!  

Pihaknya berkesempatan menyambangi rumah duka pada Minggu (07/10/2018).

Menurutnya, berdasarkan informasi keluarga, Eko meninggal setelah terjadi kecelakaan pesawat Air Nugini Type B737-800.

“Di dalam pesawat tersebut terdapat 5 orang WNI diantaranya Singgih Eko Cahyono yang ditemukan meninggal dunia ditemukan di bawah seat no 23 E dalam posisi pesawat tenggelam,” papar Kapolsek Senin (8/10/2018).

Baca Juga :  Lantik 163 Kades, Bupati Kelahiran Sragen Ini Ingatkan Kades Hati-hati Kelola Dana Desa! 

AKP Heru menguraikan rencana kepulangan jenazah ke Indonesia diperkirakan hari Senin (08/10/2018). Seluruh biaya dilaporkan bakal ditanggung pihak Maskapai Air Nugini.

Atas kabar tersebut, pihaknya sudah  berkoordinasi dengan pihak keluarga Almarhum bapak Carito(orang tua korban), Disnaskertrasn Kabupaten sragen dan Perangkat Desa Ketro.

Baca Juga :  Daftar Harta Ratusan Juta Yang Ludes di Insiden Kebakaran 3 Rumah di Gemolong Sragen. Dari Emas 20 Gram, Bahan Mebel Hingga 50 Karung Gabah

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga menghimbau kepada pihak keluarga serta masyarakat Dukuh Tombol Desa Ketro agar bersabar dan menerima musibah ini dengan ihklas.

Selanjutnya Kapolsek juga menghimbau agar masyarakat saling membantu dalam pemakaman jenazah almarhum Singgih Eko Cahyono apabila sudah sampai di tempat rumah duka. Wardoyo

Loading...