loading...
Kondisi medan yang curam tidak membuat Satgas TMMD Reguler 103 dan warga berkurang semangatnya. Foto : istimewa.

SRAGEN– Salah satu kendala yang harus dihadapi di lokasi TMMD Reguler ke-103 di Sragen adalah sulitnya medan di beberapa titik. Khususnya untuk pengerjaan jalan tembus atau penghubung antara Desa Segagan menuju Desa Sukorejo.

Kondisi ini memaksa warga dan Satgas TMMD Reguler ke-103 tahun 2018 harus melangsir material pasir, koral, semen, dan air untuk menuju lokasi.

“Lokasinya lumayan sulit dijangkau oleh kendaraan mobil pick up apalagi truk. Sehingga material harus dibawa menggunakan tenaga manusia,” ungkap, Lettu Kav Mujiyono Komandan SST Yonkav-2/Tc.

Loading...

Kesulitan menghadapi medan pengerjaan jalan cor tersebut diakui sendiri oleh warga dan Satgas TMMD yang bertugas untuk mengecor jalan penghubung Desa Segagan menuju Sambirejo. Mereka memahami bahwa sasaran fisik pembangunan jalan tembus atau penghubung tergolong berat dan menguras banyak tenaga.

Namun demikian, prajurit dan warga tetap semangat untuk bekerja demi kesuksesan pelaksanaan TMMD di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo.
Suwarno (38) warga RT 15 mengungkapkan, lokasi ini sangat sulit. Namun demikian antara TNI dan warga tetap semangat dan ini merupakan ujian kesabaran yang harus tetap dilalui.

“Ini adalah tanggunjawab dan juga tantangan yang tidak ringan bagi TNI dan warga untuk bisa menyelesaikan program TMMD, sehingga TMMD kali ini berhasil dan sukses,” ujar dia. Aris Arianto

Loading...