JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Satu Rumah di Gemolong Sragen Hancur Luluh Lantak. Penghuni Lolos Dari Maut 

Ilustrasi personel TNI Polri dan warga saat bergotong royong mengevakuasi rumah warga yang ambruk. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Koramil Gemolong dan warga saat bergotong royong mengevakuasi rumah warga yang ambruk. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Nasib malang menimpa Suparjo (48), warga Dukuh Candi RT 7/4 Gemolong, Gemolong. Ia harus rela kehilangan rumahnya yang mendadak ambruk Senin (1/10/2018) siang.

Tak ada angin maupun hujan. Beruntung dari kejadian itu, tak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun rumah hancur luluh lantak tak tersisa. Ambruknya rumah yang ditempati Suparjo tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga :  Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Sragen Anti Komunis dan FUIS Demo di Alun-Alun. Siap Mati Demi NKRI dan Pancasila!

Seluruh bangunan rumah berukuran 6×8  meter ambruk. Beruntung dari kejadian itu, Suparjo tak mengalami luka. Sementara perabot yang ada di dalam rumah seperti televisi rusak.

Menurut keterangan salah satu tetangga korban Ngadiyo ( 57 ), saat musibah terjadi tidak ada angin maupun hujan. Ia memastikan rumah korban ambruk lantaran lapuk dimakan usia.

Baca Juga :  Kabar Baik, 5 Pasien Positif Covid-19 Sragen Kembali Dinyatakan Sembuh. Sore Ini Dipulangkan, Sebagian dari Kecamatan Tanon Klaster Pasar Kobong

“Kalau penyebabnya itu bukan karena angin atau hujan. Tetapi, memang bangunan sudah tua. Seluruh bangunan terbuat dari bahan bambu,” kata Ngadiyo.

Terkait robohnya rumah tersebut, warga setempat dibantu sukarelawan dan TNI membersihkan reruntuhan bangunan.  Kerugian materiil diperkirakan Rp 3.000.000. Wardoyo