JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

5 Hari Menghilang, Jasad Perempuan Bernama Amini Ditemukan di Jurang Kedalaman 1,5 Meter 

Tim kepolisian saat mengevakuasi jasad Amini. Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim kepolisian saat mengevakuasi jasad Amini. Foto/Humas Polda

MAGELANG – Warga Salaman, Magelang digegerkan dengan penemuan mayat sangat mengenaskan seperti tertutup alang alang di Hutan Karet, Senin (19/11/2018).

Korban yang diketahui bernama Amini (92) warga Dusun Tlogosari, Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang itu ditemukan setengah membusuk.

“Nenek Amini yang sudah tua dan sedikiti pikun ini, selama lima hari ini sudah kami cari-cari bersama warga, kami sisir semua lokasi ternyata tidak ketemu. Dan ternyata nenek Amini ketemu dalam kondisi seperti itu tertutup alang-alang di sebuah hutan Karetan dengan jurang yang terjal 1,5 km dari rumahnya,” ungkap Wiyanto, orang yang pertama kali menemukan korban.

Baca Juga :  Didesak Serikat Buruh, Hendi Beberkan Tiga Perusahaan di Semarang Jadi Klaster Penularan Covid-19

Ia menuturkan mayat Amini diketahuinya saat sedang mencari rumput di TKP sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya ia mencium bau bangkai yang menyengat.

“Setelah saya dekat melihat mayat tersebut, kemudian saya langsung berlari ke posko pencarian Amini untuk melaporkan penemuan mayat tersebut,” lanjutnya.

Kapolsek Salaman bersama anggota di bantu Tim relawan, perangkat Desa langsung meluncur ke lokasi penemuan mayat tersebut.

Baca Juga :  Batang Terapkan Strategi Bidik Normal Jurus Cofit untuk Hadapi Pandemi Covid-19, Apa itu?

“ Saat diteliti oleh Tim medis Puskesmas Salaman kondisi mayat sudah membusuk penuh belatung dan tidak bisa diidentifikasi secara manual, namun dari ciri-ciri pakaian yang digunakan sama persis yang dipakai oleh nenek amini,” terang Kapolsek Slaman AKP Haris Gunardi.

“Kami juga ikut sertakan salah satu anak korban yang tertua, dan anak korban tersebut memastikan bahwa mayat tersebut merupakan Amini yang selama lima hari terakhir ini menghilang dari rumah,” imbuhnya. (Wardoyo/Humas Polda)