loading...


Kondisi pesawat Karanganyar Air (dulu Lawu Air) di kompleks obyek wisata Edupark Karanganyar nampak sepi dan kurang terawat. Foto/ Wardoyo

KARANGANYAR- Komisi B DPRD Karanganyar mendesak Pemkab untuk segera melakukan perubahan Perda terkait pengelolaan aset Taman Wisata Edupark. Tidak hanya itu, manajemen PD Aneka Usaha yang digawangi Dirut baru diharapkan segera berbenah melakukan perombakan manajemen di Perusda itu yang saat ini disebut dalam kondisi sakit.

Hal itu disampaikan anggota Komisi B, Joko Pramono Kamis (8/11/2018). Ia mengatakan Pemkab harus segera melakukan perubahan Perda sebagai salah satu instrument pendukung langkah-langkah inovasi edu park ke depan.

Baca Juga :  Saat Pejabat Karanganyar Ditantang Meniti Tali di Atas Air. Ternyata Ini Yang Terjadi..

“ Segera usulkan perubahan perda, sehingga manageman baru dapat bekerja dengan melakukan berbagai inovasi dalam mengembangkan wisata pendidikan ini,” katanya, Kamis (08/11/2018).

Joko Pramono juga menegaskan  kepada direktur baru, untuk segera melakukan perbaikan dan perombakan manageman perusahaan yang saat ini sedang sakit, setelah di tahun 2017 lalu mengalami kerugian sebesar Rp 360 juta.

“ PUD Aneka Usaha ini harus disembuhkan dari sakit. Untuk tahap awal, segera lakukan perombakan managemen dan lakukan seleksi ulang terhadap para karyawan,” tegasnya.

Baca Juga :  5 Tersangka Baru Korupsi Pembelian Pesawat Lawu Air Karanganyar Digiring ke Kejaksaan. Terancam Paling Lama 20 Tahun Penjara 

Sebelumnya, saat melantik Untung Sriyanto sebagai Dirut baru di PD Aneka Usaha, Bupati Juliyatmono juga berpesan agar dilakukan pembenahan manajemen dan SDM di Aneka Usaha. Ia bahkan meminta agar seluruh karyawan diberhentikan dulu dan dilakukan rekrutmen ulang dari awal.  Wardoyo

 

Loading...