JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Buru Pembuang Janin Bayi, Kapolres Sragen Kerahkan Tim Sisir Semua Klinik, Bidan dan Tempat Bersalin 

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat mendampingi Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono (kiri) saat berkunjung di Sragen beberapa waktu lalu. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat mendampingi Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono (kiri) saat berkunjung di Sragen beberapa waktu lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Polres Sragen langsung bergerak cepat menindaklanjuti temuan janin bayi yang dibuang di depan warung mie ayam bakso “Ringin” di Desa Jati, Sumberlawang, Selasa (20/11/2018). Tim langsung dikerahkan untuk menyisir semua klinik, bidan, dan tempat bersalin di Sumberlawang dan sekitarnya.

“Hari ini, kita langsung instruksikan tim untuk menyisir semua tempat klinik, bidan, rumah sakit atau tempat bersalin di Sumberlawang dan sekitarnya. Hal itu untuk menelusuri barangkali ada wanita hamil dalam kondisi mencurigakan yang dalam beberapa hari terakhir berkonsultasi atau melakukan persalinan,” papar Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (20/11/2018).

Baca Juga :  Update Corona Sragen 2 Juli, Kurva Melandai Tapi 43 Warga Masuk Daftar OTG. Total Positif Masih 50 Kasus, 39 Sembuh dan 23 Warga Meninggal Dunia

Kapolres menguraikan dari hasil penyisiran sementara, belum ditemukan indikasi adanya wanita hamil yang melakukan persalinan mencurigakan di sekitar wilayah Sumberlawang.

Meski demikian, pihaknya menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan untuk menguak pelaku atau orangtua yang diduga tega membuang janin bayi merah tersebut.

Baca Juga :  Disambut Tepuk Tangan, Bupati Sragen Sampaikan Batalkan Rencana Perobohan dan Pembongkaran Semua Tugu Perguruan Silat. Kapolres Tekankan Semua Jaga Kamtibmas

“Masih terus kita lakukan pendalaman. Mudah-mudahan bisa terlacak dan terungkap. Doakan saja,” terangnya.

Sementara, menurut penuturan pemilik warung bakso, Agus Yulianto (31) Warga Dukuh Ploso RT 02/1, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, malam sebelum kejadian, ia tak mendengar ada suara mencurigakan atau orang asing yang singgah di depan warungnya.

“Saya nggak mendengar suara apapun,” ujarnya. Wardoyo