loading...
Loading...
Anggota Satgas TMMD Reguler ke-103 membersihkan material longsor di tebing jalan cor. Foto : istimewa.

SRAGEN-Satgas TMMD Reguler ke-103 Kodim 0725/Sragen, di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo terus bergelut dengan pekerjaan fisik pembuatan jalan cor penghubung dari Desa Segagan sampai Desa Sukorejo sepanjang 1.150 meter.

Pekerjaan tersebut sebenarnya menjelang akhir dari program pelaksanaan TMMD. Namun tiba-tiba terjadi sedikit kendala, yakni di lokasi pengecoran jalan pada meter 800 dari Satgas Yonkav, tanah longsor menutup badan jalan.

Lahan yang longspr merupakan lokasi bekas tanah timbunan. Hal tersebut akhirnya menjadi pekerjaan tambahan yang sedikit melelahkan dari para prajurit dan warga.

Dari hasil pantauan di lokasi, Dan SST Satgas TMMD Lettu Kav Mujiyono awalnya mendapat laporan dari warga yang melintas pada malam hari, bahwa lokasi 800 m ada tanah yang longsor. Kemudian Danton SST Satgas berkoordinasi dengan lurah setempat untuk menindaklanjuti hal itu.

Pada pagi harinya, setelah apel pagi, Sertu Giono bersama empat anggota lainnya menuju ke lokasi dengan membawa peralatan cangkul. Mereka bertugas menyingkirkan dan menaikkan tanah yang longsor di lokasi.

Dengan kesigapan dan ketelatenan para anggota Satgas, tanah yang menimbun di badan jalan akhirnya bisa dinaikan lagi.

Untuk menjaga agar tidak terjadi longsor kembali, tebing jalan ditanami rumput gajah. Setelah semua selesai dikerjakan, anggota Satgas yang dipimpin Sertu Giono selanjutnya melaporkan ke Danton untuk kembali ke tempat istirahat.

“Kami berharap sudah tidak ada longsor lagi walaupun lokasi sering diguyur hujan. Dengan demikian jalan cor yang sudah usai dibangun, akan bermanfaat bagi seluruh pengguna jalan khususnya dan warga masyarakat Sukorejo pada umumnya. ,” ungkap Sertu Giono, Sabtu (10/11/2018). Aris Arianto

Loading...