loading...
Loading...
Pembukaan festival geopark di Museum Karst Indonesia Pracimantoro Wonogiri.

WONOGIRI-Museum Karst Indonesia dj Dusun Mudal Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro, menjadi lokasi sentral pelaksanaan Festival Geopark III Gunungsewu Geoarea Wonogiri.

Acara pembukaan dihadiri ratusan warga pada Sabtu (17/11/18) malam. Hadir dalam kegiatan antara lain Sekda Wonogiri Suharno, Camat Pracimantoro Warsito, Danramil 13/Pracimantoro Kapten Cba Budi Waluyo Kapolsek Pracimantoro Dwi Krisyanto, Kepala Desa se-Kecamatan Pracimantoro dan masyarakat.

Baca Juga :  Kabar Wonogiri Terkini. Nakamura Hadir di Wonogiri, Layani Balita Hingga Lansia

Sekda mengatakan, penetapan Taman Nasional Gunung Sewu ke dalam jaringan taman bumi global akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan Parawisata di Kabupaten Wonogiri khususnya Kecamatan Pracimantoro. Ada banyak manfaat yang bisa diambil. Salah satunya peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Alhamdulillah. Sisa Air Wudu Buat Kolam Lele di SMAN 1 Manyaran Wonogiri. Akhirnya Bisa Panen Lele, Cabai Juga Loh

Bidang yang tercakup dalam geopark itu adalah unsur manusia, geologi dan budaya serta lingkungan. Selain dampak untuk masyarakat, tentu juga bisa memiliki dampak lainnya yakni dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya pelestarian maupun perlindungan kawasan karst yang telah ditetapkan sebagai geosite oleh UNESCO.

Baca Juga :  Terungkap, Begini Ternyata Cara Koramil Pracimantoro Peduli Kesehatan Warga

“Semoga dengan Festival Geopark Gunungsewu dapat meningkatkan kemajuan parawisata di Kecamatan Pracimantoro,” kata dia.

Adapun kegiatan Festival Geopark Gunungsewu ditampilkan pentas seni sejumlah tarian daerah. Seperti Tari Bedoyo, Tari Bumbangan, Tari Gedruk Kepang, Bas Bambu, maupun Klotek Lesung. Aris Arianto

Iklan
Loading...