JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Heboh Video Mesum Siswi SMA dan Pemuda di Hotel Karawang. Ditonton Rame-rame di Kelas Pakai Proyektor

Ilustrasi. Tribunnews/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi. Tribunnews/Istimewa

KARAWANG – Publik Bandung dikejutkan dengan beredarnya video asusila yang diduga diperankan oleh salah satu siswi SMA di Kabupaten Karawang berinisial Ar (16). Video mesumnya dengan seorang pria berinisial M (23) yang direkam oleh M sendiri bahkan kini menyebar luas dan menjadi heboh.

Perbuatan mesum siswi berparas manis dengan M itu dilakukan di sebuah hotel di Karawang.

Ironisnya, adegan video mesum Ar ini sempat ditonton teman-teman sekelasnya. ‎Hal itu sebelum video menyebar. Diduga, video mesum beredar saat terjadi pemutaran video di kelas menggunakan infokus.

Dua video mesum yang didapat Tribun untuk kepentingan jurnalisme peliputan kasus ini, tampak video yang beredar tersebut seperti di sebuah layar besar dengan ruangan tampak gelap. Posisi gambar tidak horisontal melainkan agak ke atas. Slamet membenarkan hal itu.

Baca Juga :  Ini Beberapa Lembaga Yang Kemungkinan Bakal Dibubarkan Presiden Jokowi

“Salah satu siswa menggunakan proyektor dan memutar video mesum itu saat jam kosong. Video itu ditonton ramai – ramai, beberapa siswa merekam adegan di proyektor menggunakan ponsel,” kata Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya via ponselnya, Rabu (21/11/2018).

Diduga, video menyebar saat terjadi nonton bareng video mesum tersebut di kelas. Sejumlah siswa pun diperiksa, terutama yang berniat memutar video tersebut karena ia memastikan, pihak yang berniat memutar video tersebut bukan Ar.

Baca Juga :  Maria Pauline, Buron Kasus Pembobolan Bank BNI Jalani Rapid Test Sebelum Diperiksa

“Kami sedang mendalami kasus ini, dan sedang menentukan tersangka yang menyebarkan video mesum itu,” katanya.

Lantas, bagaimana bisa video mesum itu menyebar‎ hingga diputar di kelas, Kapolres menjelaskan, semula Ar meminta video mesum yang direkam pada Juli 2018 itu pada M.

Namun, ada pihak lain yang mengetahui yakni teman satu kelas Ar yang kemudian mengambil file rekaman itu di ponsel Ar tanpa sepengetahuan pemiliknya.

“Kemudian video itu tersebar‎ di kalangan teman-temannya,” ujar Kapolres.

www.tribunnews.com