loading...


Ilustrasi pengendara tertimpa pohon. Foto/Joglosemarnews

KARANGANYAR – Insiden hujan deras yang membuat pohon mahoni tumbang dan menimpa dua perempuan berboncengan sepeda motor di jalur Papahan Karanganyar Minggu (11/11/2018) petang menjadi duka. Sang ibu yang diketahui bernama Suminem akhirnya gagal terselamatkan dan meninggal dunia, Senin (12/11/2018).

Kejadian tertimpa pohon tersebut terjadi Minggu 11 November 2018 petang. Suminem (55) asal Dukuh Celengan, Mojoroto, Mojogedang, Karanganyar meninggal saat dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar.

“Untuk pemakaman hari ini di Celengan, Mojoroto. Untuk kejadian itu sendiri berada di PKU (Muhammadiyah) Papahan,” kata Kapolsek Mojogedang, AKP Iswandi Senin (12/11/2018).

Baca Juga :  Gagal Total di Porprov, Ketua KONI Karanganyar Minta Maaf. Bupati: Introspeksi Bagi Semua! 

Humas PKU Muhammadiyah Papahan, Imam mengatakan Suminem meninggal sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

“Sebelum meninggal, korban sempat mendapatkan perawatan. Untuk penyebab meninggal, saya sendiri belum mendapatkan laporannya,” ujarnya.

Satu korban lagi, Novita Wulandari hanya luka lecet di kening dan tak perlu rawat inap.

Novita Wulandari yang berboncengan dengan Suminem saat kejadian mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Nopol AD 5505 FZ. Keduanya melaju dari arah Papahan menuju ke Tasikmadu.

Baca Juga :  Banyak APK Caleg di Karanganyar Langgar Aturan dan Dipasang di Pohon, Bawaslu Gencarkan Penertiban 

Kondisinya hujan deras dan tiba-tiba pohon mahoni tumbang menimpa motornya.

Suminem yang agak parah kondisinya harus menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah sebelum meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Faris Budiman mengatakan bahwa peristiwa pengendara motor tertimpa pohon saat hujan lebat itu bukan pihaknya yang menangani. Meskipun ada korban jiwa.

“Kalau kejatuhan pohon masuk kategori musibah, bukan kecelakaan lalu lintas,” terangnya. Wardoyo

Baca Juga :  DPP PDIP Serukan Semua Caleg Tak Lupakan Jokowi-Ma'ruf Ketika Kampanye 

 

Loading...