loading...
Loading...
Ilustrasi PNS

KARANGANYAR- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karanganyar menyatkan tetap netral dalam pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden (pilpres) yang akan digelar pada bulan April 2019 mendatang. Mereka juga menyerukan akan siap mendukung siapapun Capres yang terpilih.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PGRI Karanganyar, Aris Munandar usai upacara HUT PGRI dan Korpri di alun-alun setempat, Kamis (29/11/2018). Menurutnya, secara organisasi, PGRI tetap netral, tidak memihak kepada salah satu partai politik serta salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Baca Juga :  Bawaslu Karanganyar Bidik 6 Desa Dijadikan Desa Anti MP dan Pengawasan. Berikut Daftar Nominasi Desanya! 

Aris memandang PGRI merupakan mitra strategis pemerintah dalam rangka penguatan profesi guru. Namun demikian, seluruh anggota tetap menyukseskan pesta demokrasi  dengan menggunakan hak pilihnya masing-masing.

“Secara organisasi kita tetap netral, dalam arti tidak mendukung salah satu pasangan calon dalam pilpres dan pileg.  Namun kita tetap ikut menyukseskan pesta demokrasi mendatang  dengan menggunakan hak pilih masing-masing,” kata Aris Munandar.

Dia menambahkan, keharusan bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) harus netral dalam pelaksanaan pilkada, telah diatur dalam undang-undang.

Baca Juga :  Fakta Baru Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Pemotor di Jaten Karanganyar. Kasatlantas Ungkap Para Korban Ternyata Habis Karaoke Dari Aloha 

“Ikuti saja aturan yang berlaku.Sebagai sebuah organisasi profesi, saya tegaskan, kami tetap netral. Kita akan dukung siapapun yang terpilih,” ujarnya.

Ketika disinggung, apakah sudah ada bakal calon, yang telah melakukan pendekatan dan meminta dukungan, Aris Munandar mengaku sampai saat ini, belum ada yang melakukan pendekatan. Pasalnya menurut Aris, para calon juga sudah mengetahui jika PGRI secara organisasi tetap netral.

Baca Juga :  Krisis Air di Karanganyar Meluas, 3.474 Jiwa Mulai Bergantung Droping. MPC Pemuda Pancasila Tergerak Urunan Untuk Gelontor Droping 

“Belum ada yang mendekati. Yang jelas, kami berharap, dalam pileg dan pilpres  mendatang dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Menghasilkan pemimpin yang mampu mengemban amanah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara  itu, berdasarkan catatan, di Karanganyar terdapat lebih dari 14.000 PNS, termasuk para guru. Diprediksikan, para PNS ini, akan menjadi rebutan para bakal calon yang akan bertarung dalam pesta demokrasi mendatang. Wardoyo

 

Loading...