loading...
Loading...
Ilustrasi minuman dingin. pexels

Di tengah cuaca yang panas, orang cenderung mengonsumsi minuman dingin. Tapi ada juga orang yang tiba-tiba merasakan sakit kepala saat mengonsumsi minuman dingin saat cuaca terik.

Secara harafiah, kondisi tersebut biasa disebut dengan “otak beku” atau dalam bahasa Inggris biasa disebut “brain freeze”. Sedangkan di dunia medis, kondisi itu dikenal sebagai cold-stimulus headache atau sphenopalatine ganglioneuralgia.

Dilansir dari Live Science, Selasa (20/11/2018), pakar neurologi dan sakit kepala dari Tufts medical Center Dr Stephanie Goldberg mengatakan, sakit kepala bisa terjadi dalam hitungan detik ketika terekspos pada temperatur dingin yang signifikan.

Baca Juga :  Apa Benar Penderita Diabetes tak Boleh Konsumsi Nasi Putih? Ini Penjelasannya

Rasa sakitnya pun bisa memuncak tiba-tiba. Perlu untuk diketahui bahwa brain freeze tidak hanya terjadi akibat pemicu internal, seperti makan es krim terlalu cepat, tetapi juga karena pemicu eksternal, seperti melompat ke kolam yang dingin.

Ketika zat yang sangat dingin, seperti makanan atau udara, menyentuh langit-langit mulut atau bagian belakang tenggorokan, pembuluh darah dan saraf di area ini terstimulasi.

Baca Juga :  Tenaga Teknis Kefarmasian Prodi D3 Farmasi UNS Diambil Sumpah

Seperti dipaparkan oleh temuan awal pada 2012, peningkatan aliran darah ini kemudian menyebabkan pertambahan ukuran pembuluh darah di tengah otak dan belakang mata (anterior cerebral artery).

Sebagai respons untuk mengurangi aliran darah, arteri tersebut kemudian menyusut sehingga menimbulkan sakit kepala.

Namun ada penjelasan lainnya. Goldberg berkata bahwa sensasi dingin mungkin mengaktifkan saraf penting di kepala dan wajah yang disebut saraf trigeminal.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Gigi di Usia Senja, RSGM Soelastri Adakan Penyuluhan dan Pemeriksaan

Ketika ini terjadi, pembuluh darah di kepala mengencang sesaat sebelum melebar dengan cepat. Hasilnya pun adalah rasa sakit kepala yang tiba-tiba.

Sakit kepala akibat sensasi dingin memang tidak mengancam jiwa, tetapi bisa jadi menganggu, terutama bagi mereka yang memiliki migrain.

Satu-satunya cara untuk mencegahnya, ujar Goldberg, adalah dengan makan makanan dingin pelan-pelan dan berupaya untuk menjauhkan zat dingin dari langit-langit mulut.

www.tribunnews.com

Loading...