loading...
Loading...
Presiden Joko Widodo saat berpidato dalam Rapimnas Kadin, Rabu (28/11/2018) di hotel Alila Solo. Foto: iTriawati

SOLO– Presiden Joko Widodo memastikan kebijakan relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) tidak akan berpengaruh pada UMKM. Hal itu diungkapkannya saat menutup agenda Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2018, Rabu (28/11/2018), di Hotel Alila Solo.

Menurut Jokowi, mayoritas pengusaha di Indonesia adalah UMKM untuk itu, dirinya meminta agar Kadin tidak meragukan komitmennya terhadap UMKM. Pasalnya, sebanyak 62 juta unit UMKM ada di Indonesia dimana artinya 80% tenaga kerja di Indonesia berada di sektor UMKM.

“Sekali lagi jangan meragukan komitmen saya terhadap UMKM. Pemerintah menegaskan untuk terus berkomitmen pada kelangsungan UMKM. Saya pastikan urusan UMKM ini keluar dari DNI. Saya langsung putuskan di sini (Rapimnas Kadin-red) meski Perpresnya belum masuk ke Istana (negara-red). Karena kalau bukan Ketua Kadin dan Ketua Hipmi, siapa lagi yang mau saya dengar,” urainya.

Baca Juga :  Gibran Resmi Daftar Bakal Calon Walikota Solo Lewat DPD PDIP Jateng

Tidak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan bahwa dirinya merupakan alumni UMKM. Termasuk anak-anaknya yang juga bergerak di sektor tersebut.

“Saya alumni UMKM, anak anak saya juga UMKM. Jangan meragukan komitmen saya pada UMKM. Soal komplain DNI akan saya kaji lagi, barangnya belum sampai ke meja saya. Kalau perlu akan saya coret untuk melindungi UMKM,” tandasnya.

Sementara itu, penutupan Rapimnas Kadin 2018 juga dihadiri sejumlah pejabat, seperti sejumlah menteri, Ketua DPRRI Bambang Susatyo, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, juga tokoh nasional seperti Akbar Tanjung dan tokoh pengusaha Indonesia.

Baca Juga :  Nama Anak Diplesetin Jadi Produk Es Teh,  "Jan Es Teh" Gibran : Bagus, Kreatif!

Rosan P. Roeslani, Ketua Umum Kadin menyambut baik kebijakan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo soal komplain yang disampaikan Kadin atas kebijakan DNI.

“Kadin siap mendukung paket kebijakan ekonomi ke XVI, hanya soal DNI yang kami mohon ditinjau ulang dan direspon positif oleh Presiden,” kata Rosan. Triawati PP

Loading...