loading...
Loading...
Tim Satgas TMMD saat mengecek kompor dengan bahan bakar biogas kotoran sapi milik warga Sukorejo, Sambirejo Kamis (1/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Selain hawa sejuk dan pertanian organik, Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo, Sragen menyimpan potensi alam yang sangat beragam. Tak salah, desa di kaki bukit Sambirejo ini dipilih mendapat program TMMD Reguler dari Kodim 0725/Sragen.

Meski akses jalan belum memadai, warga di wilayah ini sudah mampu memanfaatkan kekayaan dan sumber daya alam yang ada untuk membantu kehidupan mereka.

Salah satunya, terkait teknologi bahan bakar. Ternyata, banyak warga di desa ini yang sudah memanfaatkan kotoran ternak sapi untuk bahan bakar memasak.

Tentu saja, kotoran sapi itu tak begitu saja dipakai melainkan sudah didesain dengan sentuhan teknologi bernama biogas.

Bu Tatik (47) warga Dukuh Segagan RT 15 misalnya. Ia mengaku sudah memanfaatkan kotoran ternak sapi yang diolah menjadi biogas untuk masak sejak dua tahun silam.

Teknologi biogas dari kotoran sapi. Foto/Wardoyo

Teknologi berbasis alam itu pula yang ia gunakan untuk membantu menyiapkan logistik makanan untuk warga dan tim TNI Satgas TMMD yang bertugas melakukan pengecoran jalan tembus di desanya, Kamis (1/11/2018).

Secara kebetulan pula, rumah Tatik ditempati Satgas TMMD dan ia pun setiap hari bertugas menyiapkan makanan untuk para petugas dan warga. “Kulo mboten nate tumbas gas elpiji Pak. Sudah sejak 2016. Lha wong kulo saget manfaatke kotoran sapine kulo saget damel masak,” ujarnya.

Dandim 0725/Sragen, Letkol Kav Luluk Setyanto mengapresiasi teknologi terapan biogas dari kotoran sapinyang ada di Sukorejo. Menurutnya inovasi dan teknologi itu bisa terus dikembangkan agar bisa memberdayakan sumber daya alam yang ada guna meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami dari TNI membantu membangunkan infrastruktur jalan dan embung lewat TMMD ini. Sehingga bisa membantu masyarakat memperlancar akses transportasi, pertanian dan perekonomian. Terlebih Sukorejo ini sangat potensial dikembangkan pertanian organiknya,” tukas Dandim. Wardoyo

Loading...