JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puting Beliung Mengamuk di Saradan Karangmalang Sragen. Gebyar Pasar Rakyat Porak-poranda, 34 Stan Pameran Hancur Berserakan 

Kondisi puluhan stan di Gebyar Pasar Rakyat Desa Saradan, Karangmalang yang hancur diterjang puting beliung, Minggu (18/11/2018) petang. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kondisi puluhan stan di Gebyar Pasar Rakyat Desa Saradan, Karangmalang yang hancur diterjang puting beliung, Minggu (18/11/2018) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Angin puting beliung menerjang wilayah Karangmalang dan menimbulkan sejumlah kerusakan Minggu (18/11/2018) petang. Selain menumbangkan pohon-pohon, angin berkecepatan tinggi itu juga memporak- porandakan lapak di Pasar Rakyat Desa Saradan, Karangmalang.

Sejumlah kios ambruk dan berjatuhan tak kuasa menahan angin kencang. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Karangmalang, AKP Mujiono mengungkapkan dari hasil pengecekan di lokasi pasar rakyat, ada 34 lapak yang hancur lebur diterjang angin.

Baca Juga :  Tambah Lagi, Satu Pegawai Bank di Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Berasal dari Karangmalang, Total Sudah 94 Kasus Positif, 33 Meninggal

“Kejadian terjangan angin datang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur sekitar pukul 15.00 WIB. Total ada 34 unit lapak di Pasar Rakyat Saradan yang rusak,” paparnya Senin (19/11/2018).

AKP Mujiono menjelaskan stand atau lapak yang rusak itu berlokasi di Lapangan Saradan, Karangmalang. Luas lapak masing-masing 2 X 2 meter dan bahan lapak terbuat dari kerangka besi dengan atap seng.

Baca Juga :  Cerita Anggota DPRD Sragen Tekor Ratusan Juta Gegara Fenomena Tikus. Pekerjanya pun Sampai Tobat dan Menyerah!

“Kerugian materiil sebesar kurang lebih Rp 1 juta. Korban jiwa atau luka luka tidak ada, karena pemakai sempat mengamankan diri. Dan lapak tersebut milik Bumdes Saradan Karangmalang Sragen,” terang Kapolsek.

Saat ini masih berlangsung pendataan kerusakan di masing-masing lapak oleh tim Polsek Karangmalang yang dipimpin Kapolsek. Wardoyo