loading...
Loading...
Bangkai kambing warga Wonorejo, Jatiyoso yang diterkam harimau lawu dalam dua hari terakhir. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Mengganasnya serangan harimau lawu di Desa Wonorejo, Jatiyoso, Karanganyar membuat warga dan kepolisian terus bersiaga. Demi keamanan, pihak kepolisian mengimbau agar anak kecil tak dibiarkan keluar rumah saat malam hari.

Kapolsek Jatiyoso, Iptu Subarkah, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto menemukan bulu hewan berwarna kuning di jendela di atas tungku dekat kandang di rumah Saminem atau pemilik 11 ekor kambing. Macan diduga masuk melalui jendela.

Baca Juga :  Hujan Es Sebesar Kacang Atom Landa Gunung Lawu Karanganyar. Makin ke Atas Makin Besar.. 

“Kami imbau anak kecil tidak keluar saat malam. Benahi kandang menjadi permanen. Adakan siskamling malam hari mulai tengah malam hingga pagi hari. Kami berkoordinasi dengan BKSDA untuk membuat alat perangkap. Kemarahan macan perlu dipelajari,” ujar dia saat berbincang dengan wartawan di sela-sela meninjau lokasi.

Baca Juga :  Sempat Jadi Kontroversi, Bupati Karanganyar Sebut Proyek Anak Tangga Lawu Tetap Jalan. Diklaim Bakal Jadi Solusi Kebakaran Lawu 

Subarkah menyampaikan menyiagakan empat personel untuk membantu warga melakukan siskamling. Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol Sony Suharna, dan Kasat Sabhara Polres Karanganyar, AKP Suryono, meninjau kandang milik warga yang didatangi macan.

Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol Sony Suharna, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, mengimbau warga melapor kepada polsek apabila ada pemburu nekat berburu.

Baca Juga :  Awasi Pemilu, Bawaslu Karanganyar Launching 3 Desa Pengawasan. Ini Maksud dan Tujuannya! 

“Kami koordinasi dengan Perhutani dan BKSDA. Polsek dan kades mulai nanti malam [Jumat] ronda ditingkatkan. Bikin ledakan mercon bumbung untuk menghalau macan. Itu hewan dilindungi jadi enggak boleh ditembak. Sampaikan informasi kalau ada orang nekat berburu. Polisi akan mengambil langkah pembinaan,” tukasnya. Wardoyo

Loading...