JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Wow, Perangko Bergambar Bupati Karanganyar Laku Terjual Rp 75 Juta. Nggak Nyangka, Ini Sosok Pembelinya

Penyerahan perangko gambar bupati kepada pemenang lelang. Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Penyerahan perangko gambar bupati kepada pemenang lelang. Foto/Humas

KARANGANYAR- Ada sesi menarik di gelaran wayang kulit memeriahkan HUT Karanganyar kemarin malam. Di sela acara, juga digelar lelang perangko bergambar Bupati Karanganyar yang diprakarsai oleh PT Pos.

Tak dinyana, perangko berukuran jumbo itu ternyata bisa laku Rp 75 juta. Perangko itu ditebus senilai Rp 75 juta oleh Harsono pengusaha sukses di Batam asli warga Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan acara wayang kulit itu diselenggarakan selain memeriahkan rangkaian hari jadi Kabupaten Karanganyar juga sekaligus memperingati hari wayang dunia. “Rangkaian hari jadi sudah disusun dengan sedemikian rupa sampai akhir tahun 2018,” paparnya.

Baca Juga :  Disidang LBH Muhammadiyah, Oknum LSM dan Wartawan Dalang Kasus Pemerasan Guru dan Kasek 11 TK Aisyiyah Nekat Berkelit. Mengaku Tak Saling Berhubungan, Saling Elak Ditanya Siapa Yang Minta Uang Damai Rp 5 Juta!

Dengan tag line yang sama “ Berjuang bersama membangun Karanganyar,” Yuli  juga memohon do’a restu untuk kembali memimpin Kabupaten Karanganyar dalam lima tahun yang akan datang.

“ Insya Allah tanggal 15 Desember nanti Pelantikannya di Semarang “, Jelasnya.

Ia kemudian menerjemahkan Karanganyar dalam falsafah Jawa oleh pendiri Karanganyar Raden Mas Said. Yakni KA (Kawibawan), RANG (Rangkepaning Lahir Batin), ANYAR ( Telatah Anyar) yang akhirnya Kabupetan ini dinamakan KARANGANYAR.

Baca Juga :  Menang 2-0, Kesebelasan MU Sukses Juarai Turnamen Sepakbola DPRD Karanganyar Cup 2020

Maka dari itu Raden Mas Said diangkat dinobatkan menjadi pemimpin pertama di jagat Karanganyar ini.

“Harapannya Karanganyar tetap gemah ripah loh jinawi, tentrem ayem, tetep berkembang maju untuk melahirkan sumber daya yang maju lewat seni budaya,” jelasnya diakhir sambutan. Wardoyo