loading...
Loading...
Petugas Polres Karanganyar saat memeriksa sejumlah wanita pemandu karaoke atau LC dalam razia Sabtu (29/12/2018) malam. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Satuan Reserse Narkoba Polres Karanganyar memetakan ada tiga kecamatan yang rawan jadi sarang peredaran narkoba. Hal itu diungkap setelah razia serentak di tiga karaoke di wilayah setempat, Sabtu (29/12/2018) malam.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi melalui Kasat Narkoba AKP Muhammad Kariri mengatakan potensi peredaran narkoba saat malam pergantian tahun baru sangat rawan.

Selain menjadi wilayah perbatasan dan dekat dengan Solo, selama ini predikat Karanganyar juga sebagai kota penyangga dan sudah banyak ditemukan kasus narkoba.

“Karanganyar merupakan kota penyangga.  Kemungkinan pada perayaan Natal dan Tahun Baru lalu lintas dari Jakarta pulang ke Jawa, tidak menutup kemungkinan juga ada barang-barang (narkoba) yang dibawa,” paparnya Minggu (30/12/2018).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut 3 Motor di Matesih Karanganyar. Usai Gasak Supra, Pengendara Honda CB Tewas Digasak Scoopy

AKP Kariri menguraikan pihaknya telah melakukan pemetaan untuk daerah rawan akan peredaran narkoba di Kota Karanganyar. Ada tiga kecamatan yang menjadi pusat perhatian.

Yakni Kecamatan Colomadu, Kecamatan Kebakramat dan Kecamatan Jaten.

“ Ketiga wilayah ini sangat rawan peredaran narkoba. Untuk itu, kami akan memberikan perhatian khusus,” urainya.

Sementara, Kapolres AKBP Catur Gatot Efendi menegaskam razia karaoke dan tempat hiburan itu dilakukan bagian dari Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) menjelang pergantian tahun.

Razia digelar untuk mengantisipasi peredaran narkoba di tempat hiburan.

Baca Juga :  Resah Wacana Penghapusan, Puluhan Guru Honorer Geruduk Rumah Anggota DPR RI di Karanganyar. Paryono Sebut Tidak Dihapus, Tapi Tak Ada Perekrutan Honorer Lagi!

Dalam razia tersebut, dijelaskannya, petugas gabungan melakukan test kepada  seluruh pengunjung dan penghuni karaoke  di tempat.

“Hasilnya dari razia, tidak ada yang ditemukam positif terindikasi menggunakan narkoba,” ujarnya. Wardoyo

 

Loading...