JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Astaghfirullah. Ibu Muda Asal Desa Waru Slogohimo Wonogiri Tega Buang Bayinya di Saluran Irigasi. Hanya Lantaran Malu

Petugas saat menggelar olah TKP penemuan bayi di Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri.

IMG 20181230 WA0074
Petugas saat menggelar olah TKP penemuan bayi di Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri.

WONOGIRI-Seorang ibu muda asal Desa Waru, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, tega membuang bayi yang baru dilahirkannya di pinggir saluran irigasi, Minggu (30/12/2018).

Ibu pembuang bayi itu berinisial NK (21). Menurut keterangan, dia tega membuang bayi berjenis kelamin laki-laki itu lantaran malu, memiliki anak lagi. Padahal diketahui dia masih menyusui seorang anak berusia satu tahun.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Slogohimo, AKP Kukuh Wiyono mengungkapkan, lokasi penemuan bayi yang masih ada ari-arinya adalah di pinggir saluran irigasi pinggir sawah Dusun Butuh, RT 1 RW 7, Desa Waru, Kecamatan Slogohimo. Bayi dalam keadaan hidup, dan saat ini dirawat di RS Amal Sehat Slogohimo. Kondisi membaik dan diduga lahir prematur.

Baca Juga :  Penampakan Jalanan di Wonogiri Saat Larangan Mudik Lebaran 2021 Cenderung Sepi, Begini Kebijakan Pemkab

Awal penemuan, warga sekitar, Sarni melihat ceceran darah di pinggir jalan, dan mendengar suara tangis bayi. Dia kemudian memanggil warga lainnya, Suyanto. Setelah didekati ke sumber suara di tepi saluran irigasi , ditemukan bayi laki laki.

Penemuan itu dilaporkan ke kepala desa dan Polsek Slogohimo. Bayi kemudia dibawa ke bidan Warsini dan selanjutnya dirawat ke RS Amal Sehat. Bayi mengalami hipotermi, dengan ukuran berat 2 kilogram, panjang 4,6 sentimeter.

Baca Juga :  Dari Sidak Prokes di Pasar Sidoharjo Wonogiri, 27 Orang Jalani Rapid Tes Antigen 1 Dinyatakan Reaktif

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan informasi dan pencarian, ditemukan ceceran darah di salah satu kamar mandi warga. Akhirnya terungkap pelaku pembuang bayi adalah ibu kandungnya sendiri NK.

“Pelaku tersebut mempunyai suami dan anak laki laki berusia satu tahun.
Dari interogasi awal pelaku merasa malu, karena masih mempunyai anak kecil,” jelas dia.

Menurut interogasi awal, ketika menggendong anak laki lakinya di pinggir saluran irigasi, akhirnya NK melahirkan dan meninggalkan bayi tersebut di pinggir saluran irigasi. Aris Arianto