JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Satu Bocah di Sumberlawang Sragen Meninggal Terserang Meningitis. Kasus Pertama di Sragen!

Ilustrasi

kuli bangunan tewas usai pesta miras di surabaya LOjzj4OquP
Ilustrasi

SRAGEN- Sempat digemparkan dengan kematian bocah di Desa Hadiluwih Sumberlawang akibat sepsis, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) menyampaikan fakta baru. Hasil diagnose dari pihak rumah sakit di Gemolong, bocah yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu dipastikan meninggal akibat terserang meningitis.

Hal itu disampaikan Kepala DKK Sragen, Hargiyanto kemarin. Kepada Joglosemar, ia mengatakan semula pasien bocah itu diduga meninggal akibat dengue shock syndrom (DSS) mengarah ke sepsis.

Baca Juga :  Pengusaha Transportasi dan UMKM Sragen Minta Pemerintah Desak Bank BUMN Berani Turunkan Bunga Kredit Hingga 0 %. Usulkan Badan OJK Lebih Baik Dibubarkan Karena Berlawanan!

“Tapi setelah kami telusuri ke rumah sakit yang merawat, diagnose klinisnya karena meningitis atau peradangan selaput otak,” papar Hargiyanto.

Hargiyanto menguraikan kematian akibat meningitis di Hadiluwih itu menjadi kasus pertama di Sragen. Ia menyebut meningitis adalah penyakit yang disebabkan karena bakteri.

Baca Juga :  Fakta Baru Perkosaan Siswi SD di Sukodono Sragen. Pelaku Sempat Buang Celana Dalam Korban, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku Karena Masih Bebas Berkeliaran

“Biasanya karena infeksi bakteri dan menyerang selaput otak. Sehingga kekebalan tubuhnya menurun ketika sudah menyebar ke otak,” terangnya.

Sayangnya, identitas bocah malang itu tidak disampaikan. Wardoyo