JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Satu Bocah di Sumberlawang Sragen Meninggal Terserang Meningitis. Kasus Pertama di Sragen!

Ilustrasi
Ilustrasi

SRAGEN- Sempat digemparkan dengan kematian bocah di Desa Hadiluwih Sumberlawang akibat sepsis, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) menyampaikan fakta baru. Hasil diagnose dari pihak rumah sakit di Gemolong, bocah yang masih duduk di bangku kelas IV SD itu dipastikan meninggal akibat terserang meningitis.

Hal itu disampaikan Kepala DKK Sragen, Hargiyanto kemarin. Kepada Joglosemar, ia mengatakan semula pasien bocah itu diduga meninggal akibat dengue shock syndrom (DSS) mengarah ke sepsis.

Baca Juga :  Melonjak Tambah 10 Warga Positif Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Jadi 466 Kasus. Jumlah Warga Meninggal Terus Bertambah Jadi 62 Orang

“Tapi setelah kami telusuri ke rumah sakit yang merawat, diagnose klinisnya karena meningitis atau peradangan selaput otak,” papar Hargiyanto.

Hargiyanto menguraikan kematian akibat meningitis di Hadiluwih itu menjadi kasus pertama di Sragen. Ia menyebut meningitis adalah penyakit yang disebabkan karena bakteri.

Baca Juga :  Kabar Baik, Semua Relawan Satgas Covid-19 di Sragen Dapat Insentif Total Rp 2,143 Miliar. Sudah Cair ke Rekening Desa, Bupati Minta Minggu Ini Harus Didistribusikan!

“Biasanya karena infeksi bakteri dan menyerang selaput otak. Sehingga kekebalan tubuhnya menurun ketika sudah menyebar ke otak,” terangnya.

Sayangnya, identitas bocah malang itu tidak disampaikan. Wardoyo