JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bupati Karanganyar Khawatir Gara-gara Pilkades Warga Tak Saling Tegur Sapa 

Ilustrasi dua kandidat Pilkades Karangpandan senama tapi tak serupa. Foto/Istimewa
Ilustrasi dua kandidat Pilkades Karangpandan senama tapi tak serupa. Foto/Istimewa

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam pilkades yang akan digelar serentak 20 Februari mendatang. Sebab jangan sampai gara-gara pilkada sesama tetangga menjadi berkelahi, tidak tegur sapa, bahkan saling mengejek.

Bupati juga mengingatkan, pilkada hanya proses lima tahunan dan persaudaraan jauh lebih lama.

“Saya meminta masyarakat itu melihat programnya dari calon kepala desa. Jika sudah melihat jangan sampai menjelek-jelekkan satu sama lain. Mari program lima tahunan kita sukseskan namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam pementasan pagelaran wayang di Desa Ngemplak, Kecamatan Karangpandan.

Baca Juga :  Bukan Sekolah Tatap Muka, Disdikbud Karanganyar Akan Aktifkan Kembali KBM Lewat Radio Mulai Pekan Depan. Guru Sambut Baik, Tapi Pelajaran Matematika Dinilai Bakal Terkendala!

Dia menambahkan dalam pilkades pihaknya yakin banyak kepentingan. Namun kepentingan yang utama adalah kebersamaan.

Pihaknya berharap tetap rukun dan adem ayem. Sekali lagi, bupati mengingatkan untuk mengedepankan program kerja untuk membangun desanya.

Baca Juga :  Sedih, Kompetisi Sepakbola Liga Internal Karanganyar Terpaksa Ditunda Sampai Batas Waktu Yang Belum Ditentukan. Padahal Pas Gayeng-gayengnya, Tren Kasus Covid-19 Jadi Alasan..

“Kemudian bulan April 2019 juga ada pilihan presiden, DPRD dan DPR RI dan Propinsi. Mari kita tetap guyub rukun dan saling menjaga persatuan dan kesatuan,” imbuhnya. Wardoyo