JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Dunia Malam Madiun Geger, 2 LC Cantik Tewas Saat Temani Minum Tamunya. Namanya Grace dan Tika!

Iustrasi minuman keras. pexels
Iustrasi minuman keras. pexels

MADIUN– Dunia malam di Madiun digegerkan dengan tewasnya dua LC atau pemandu lagu di karaoke Mom Entertainment setempat. Dua LC cantik itu ditemukan meregang nyawa usai sebelumnya menenggak banyak miras bersama sang tamu.

Kapolsek Mejayan, AKP Pujiono yang dihubungi terpisah membenarkan meninggalnya dua pemandu lagu Mom Entertainment bernama Endang alias Grace (28) dan Jihan alias Tika (23).

Dua pemandu lagu tewas setelah dua hari sebelumnya menenggak minuman keras di ruang karaoke tempat hiburan malam Mom Entertainment.

“Berdasarkan nota pembayaran yang kami dapat, Grace dan Tika mengonsumsi minuman keras bersama dua tamunya di ruang karaoke, Senin (17/12/2018),” kata Pujiono.

Baca Juga :  Ini 6 Larangan dalam Aturan Pesepeda yang Dirilis Kemenhub

Dua hari kemudian, lanjut Pujiono, kedua pemandu lagu meninggal dunia.

Namun polisi belum bisa menyimpulkan keduanya meninggal karena menenggak minuman keras.

Pujiono berdalih, sehari setelah menenggak miras, kedua pemandu lagu itu masih beraktivitas seperti biasa.

Dugaannya, keduanya meninggal karena penyakit yang dideritanya.

“Keduanya memiliki rekam gangguan kesehatan seperti gula darah dan leukosit yang tinggi,” kata Pujiono kemarin.

Jenazah kedua pemandu lagu saat ini sudah dimakamkan di kampung halamannya di Ciamis, Jawa Barat dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga :  Dibuka Sejak Kamis, Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 9 Sudah Lebih dari 5 Juta Orang. Kuota Hanya 800.000

Ditanya kematian kedua pemandu lagu itu wajar atau sebaliknya, Pujiono belum bisa menyimpulkan.

Pasalnya polisi tidak mengotopsi kedua jenazah pemandu lagu tersebut.

Meski demikian, polisi sudah memeriksa pihak manajemen hingga karyawan Mom Entertainment.

Sementara, dua tamu yang menggunakan jasa dua pemandu lagu itu belum diketahui.

“Yoyok dan Mbak Eni sudah kami periksa,” jelas Pujiono.

Pujiono menambahkan, polisi juga belum memeriksa pemilik tempat hiburan malam, sebab yang bersangkutan sedang berada diluar kota.

www.tribunnews.com