loading...
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat saat menyerahkan penghargaan di acara Jateng Festival PKH di Sragen, Rabu (5/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Pemerintah melalui Kementerian Sosial menargetkan 8 persen atau sekitar 700-800 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di 2018, bisa mentas dan naik status menjadi keluarga sejahtera mandiri. Pemberdayaan dan pendampingan akan terua digencarkan guna mencapai target tersebut.

Hal itu terungkap saat digelar Festival Program PKH Jateng di Sragen, Rabu (5/12/2018). Dalam acara yang diprakarsai Kemensos itu dihadiri perwakilan dari hampir semua daerah di Jateng.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kemensos, Harry Hikmat mengungkapkan target yang dicanangkan dari Kemensos di tahun 2018 ini setidaknya jumlah KPM PKH yang tergraduasi atau naik statusnya sebanyak 700-800 KPM.

Baca Juga :  Sekretaris Disdikbud Sragen Serukan Ortu dan Guru Beri Ruang Kreatif Anak Sejak Dini. Ternyata, Ini Alasannya! 

Menurutnya target itu berpotensi besar tercapai bahkan terlampaui jika melihat fakta capaian di daerah sejauh ini. Ia mencontohkan jika setiap kabupaten ada sekitar 20 KPM yang tergraduasi dalam setahun, jika diakumulasi dari sekitar 33 kabupaten saja sudah ada sekitar 660 KPM PKH yang tergraduasi menjadi mandiri.

“Ini sesuatu hal yang signifikan. Harapan kami ke depan mudah-mudahan bisa terus ditingkatkan lagi,” paparnya kepada wartawan di sela kegiatan Festival PKH Jateng di Sragen.

Harry menguraikan berdasarkan catatan di akhir 2017, dari target PKH 6 juta, jumlah KPM yang tergraduasi dan sudah meningkat status sosialnya mampu mencapai 321.000 lebih.

Baca Juga :  Terlilit Hutang Rp 200 Miliar, Keuangan Pemkab Sragen Terancam Bangkrut. Anggaran Pembangunan 2019 Drop, Banyak Infrastruktur Dipastikan Gagal Terbangun
Loading...

Sedangkan di 2018 ini, target PKH dicanangkan 10 juta. Dengan jumlah itu, pihaknya sangat berharap jumlah yang tergraduasi hingga akhir tahun ini bisa mencapai 8 persen atau di angka 700-800 KPM PKH.

“Saat ini sudah sekitar 320an atau sekitar 50 persen. Tapi kalau kita lihat Sragen sampai hari ini sudah ada 25 KPM yang tergraduasi, kita optimis bisa lebih banyak lagi dan kabupaten kota laij bisa lebih dari 50 persen,” tandasnya.

Sementara, Bupati Sragen yang diwakili Assisten Bidang Ekonomi, Endang Handayani mengapresiasi perhatian dari Kemensos terkait program pengentasan keluarga KPM melalui PKH. Pemkab senantiasa mendukung kelancaran program PKH yang terbukti sudah mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Wardoyo

Baca Juga :  Fenomena Bayi di Sragen Bernama Joko Widodo Ma'ruf. Ternyata Ini Alasan Orang Tuanya Pilih Nama Joko Widodo Ditambah Ma'ruf! 

 


Loading...