JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hasil Olah TKP Polisi, Sementara Ini Dugaan Pemicu Kebakaran Pasar Bunder Sragen 

Petugas pemadam berjibaku memadamkan api di Pasar Bunder Sragen. Foto/Wardoyo
Petugas pemadam berjibaku memadamkan api di Pasar Bunder Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kebakaran hebat yang melanda deretan kios di Kompleks Pasar Bunder Sragen, Selasa (25/12/2018) petang bersumber dari kios snack milik Bu Siti. Dari hasil olah TKP dan keterangan sementara dari saksi-saksi, kebakaran pasar induk terbesar di Sragen itu dipicu karena hubungan arus pendek listrik.

“Dugaan sementara, karena korsleting listrik. Saat kejadian, pemilik kios Bu Siti juga ada di dalam kios. Api pertama kali muncul dari kios snack Bu Siti,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi, Selasa (25/12/2018) malam.

Menurut Kapolsek, saat kejadian, Bu Siti juga berada di dalam kios snacknya. Beruntung korban bisa menyelamatkan diri dari kobaran api.

Api kemudian merembet ke deretan kios di sebelah-sebelahnya. Termasuk kios kare yang ada di dekat kios snack juga ikut terdampak. Dari data sementara, jumlah kios yang terbakar ada tiga blok. Sedangkan beberapa kios di sebelahnya juga terdampak meski tidak ludes.

Baca Juga :  Sah, Pasangan Yuni-Suroto Akan Ada di Kotak Kanan Surat Suara pada Pilkada Sragen 2020. Ketua KPU Yakinkan Tak Ada Pesanan!

“Sejauh ini ada tiga blok kios yang dipastikan terbakar. Yang lainnya juga terdampak tapi tadi sebagian barang sudah berhasil dievakuasi keluar kios,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut, Iptu Mashadi menguraikan hingga kini proses pemadaman masih terus berlangsung. Sebanyak lima unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api.

Namun tensi kobaran dipastikan mereda sejak pukul 18.15 WIB. Saat ini fokus petugas tinggal melakukan pendinginan atau melokalisir sisa-sisa api.

“Ini tinggal pendinginan,” tandasnya.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran pasar induk terbesar di Sragen itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB. Menurut sejumlah saksi mata, ada yang melihat api pertama kali diketahui muncul dari deretan kios di selatan rel kereta api.

“Tidak tahu bagaimana awalnya. Yang jelas, tadi sudah terdengar teriakan Pasar Bunder kebakaran.. kebakaran. Waktu kami mendekat api sudah berkobar sangat besar. Yang terbakar deretan kios sebelah selatan rel kereta api. Pasar Bunder tapi yang bagian paling utara,” papar Sugeng (42) warga Mojo, Sragen, kepada Joglosemar Selasa (25/12/2018).

Baca Juga :  Paslon Yuni-Suroto Ciptakan Sejarah Baru di Pilkada Sragen. Ajak Masyarakat Antusias Datang ke TPS, Target Raih Suara 80 % 

Kebakaran membuat kepanikan seisi pasar. Beberapa pedagang dan pengunjung yang ada di dekat lokasi langsung berusaha membantu pemadaman.

Namun besarnya api membuat usaha warga sia-sia. Tak lama setelah kejadian, lima unit mobil pemadam kebakaran langsung tiba untuk menjinakkan api.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto juga langsung meluncur ke lokasi kejadian. Ia memastikan jumlah kios yang terbakar total ada tiga blok milik Bu Siti dan dua kios di sebelah baratnya serta satu kios di sebelah timurnya turut terdampak.

“Untuk penyebab kebakaran, belum bisa dipastikan. Namun kemungkinan besar karena korsleting listrik. Nanti menunggu proses penyelidikan dari kepolisian,” tegasnya. Wardoyo