JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

HMPSA Unisri Gelar Semnas Pengembangan Kemampuan Menghadapi Persaingan Global

Istimewa
Istimewa

SOLO– Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPSA) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar Seminar Nasional dengan mengambil tema Pengembangan Kemampuan untuk Menghadapi Persaingan Global Dunia Kerja di Era Digital bertempat di ruang seminar lantai III gedung baru, Sabtu (15/12/2018).

Menurut ketua pelaksana, Reka Setyawati, tujuan kegiatan ini untuk membekali dan menumbuhkan kreatif pola pikir mahasiswa, dalam memanfaatkan digital ekonomi dan sebagai wadah berkreasi, berinovasi serta peka terhadap perkembangan digital ekonomi di Indonesia.

“Dalam seminar ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten dibidangnya antara lain M. Ali, S.S,M.A, Ph.D (Kementrian Ketenagakerjaan) menyampaikan strategi dan peluang menghadapi dunia kerja serta memberikan gambaran mengenai apa saja yang dibutuhkan dan yang harus dikembangkan mahasiswa dalam mencari dan membuat lapangan pekerjaan saat ini,” urainya.

Baca Juga :  Turunan Sumpah Pemuda Mojosongo Solo Jadi Jalur Maut, Begini Imbauan Kasatlantas Agar Kejadian Tak Terulang

Sedangkan Dr. Kinik Darsono, M.Med.Ed (Kabag IT, RM, PEP) membahas tentang pengaruh teknologi dan penguasaan IT saat ini dalam peluang keberhasilan bisnis dalam menghadapi persaingan dunia kerja di era digital, dan Thomas Galih (Pemilik Tomyaki Takoyaki) berbagi pengalaman tentang pemanfaatan IT dalam persaingan di dunia kerja.

Acara dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Kapti Rahayu Kuswanto, rektor Unisri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ilmu paling diperlukan oleh mahasiswa maupun para dosen dengan pengalaman-pengalaman para narasumber  yang di share pada kita semua, dan tidak akan di dapat ditempat yang lain.

Baca Juga :  Muncul Klaster Ulang Tahun, Rekor Jumlah Positif Covid-19 di Solo Tembus 601 Kasus

“Ini memang satu hal yang perlu dilakukan untuk melengkapi ilmu yang sudah di dapatkan di bangku kuliah, saat ini kita sangat membutuhkan ilmu-ilmu tersebut untuk melengkapi pengetahuan kita yang sudah kita dapatkan sesuai dengan kurikulum dan silabus yang ada di program studi. Ini merupakan era digital dimana semua perguruan tinggi harus mengikuti agar tidak ketinggalan, kita harus tetap terus maju sesuai perkembangan jaman,” pungkas Reka. Triawati PP