JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tak Ada Pemerintahan di Indonesia yang Bersih dari Korupsi, Kecuali Zaman Gus Dur

suap
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA – Korupsi memang telah menjadi budaya di negeri ini. Hampir di semua periode kepemimpinan presiden, kasus korupsi pasti terjadi.

Namun, dalam sejarah pemerintahan di negeri ini,  ada satu masa ketika pemerintahan bersih dari korupsi. Masa itu adalah ketika Abdurraan Wahid (Gus Dur) menjadi presiden RI.

Hal itu dikatakan oleh  Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Menurut Mahfud, pada masa Gus Dur tidak ada satupun menteri yang ditangkap karena korupsi.

“Di pemerintahan di Indonesia zaman Gus Dur ada enggak menteri yang korupsi? Enggak ada,” kata Mahfud MD dalam pidato di haul Gus Dur di Ciganjur, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2018).

Baca Juga :  Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Terancam Pidana Maksimal Hukuman Mati

Mahfud mengatakan, zaman itu tidak ada menteri yang ditangkap, bukan karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum ada. Sebab, menurut dia, KPK juga pernah menindak mantan menteri era pemerintahan sebelum Gus Dur.

Selain itu, mantan Menteri Pertahanan era Gus Dur itu mengatakan KPK kerap mengundang dirinya untuk berdiskusi soal hukum. Dari situ, dia tahu siapa saja pejabat yang diduga KPK melakukan korupsi. Namun, dalam daftar panjang KPK itu, tak ada satupun nama menteri dari era Gus Dur.

Baca Juga :  Melanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Sebanyak 24 Warga Kota Banda Aceh Dihukum Menghafal Surat Pendek Alquran

Mahfud mengatakan hal itu bisa terjadi karena Gus Dur sangat antikorupsi. Dia bilang Gus Dur akan langsung memecat pejabat yang diduga korupsi, meskipun baru desas-desus. “Kadang belum diteliti sudah dipecat duluan,” kata Mahfud MD sambil tertawa.

Mahfud MD mengatakan sikap antikorupsi Gus Dur muncul dari prinsipnya bahwa kemanusiaan lebih penting dari politik. Menurut dia, hal yang berkebalikan justru terjadi saat ini, yakni politik diletakan di atas kemanusiaan. “Sehingga politik itu ditebus dengan segalanya, kalau Gus Dur enggak,” ujar Mahfud MD. #tempo.co