JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tangis Haru Nenek Miskin di Gunung Kemukus Sragen Setelah Gubug Reyotnya Direhab Oleh Danramil dan Masyarakat 

Mbah Tutiah menangis terharu menerima kunci rumahnya yang sudah direhab Danramil Sumberlawang, Kapten Cba Suwanto Jumat (21/12/2018). Foto/Wardoyo
Mbah Tutiah menangis terharu menerima kunci rumahnya yang sudah direhab Danramil Sumberlawang, Kapten Cba Suwanto Jumat (21/12/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Tinggal di daerah wisata ternyata tak menjamin kehidupan pasti mapan. Nasib kurang beruntung itu harus dialami oleh Tutiah (79) janda miskin sebatang kara asal Dukuh Gunungsari RT 33, Desa Pendem, Sumberlawang.

Selama bertahun-tahun, ia harus menerima nasib tinggal dalam gunung reyot berukuran 3 x 5 meter dengan kondisi jauh dari kata layak. Namun, nasibnya kini berubah setelah keberadaannya terdeteksi oleh Koramil Sumberlawang.

Adalah Kapten Cba Suwanto, Danramil Sumberlawang yang menginsiasi untuk melalukan bantuan bedah rumah Mbah Tutiah. Berangkat dari keprihatinan melihat kondisi rumah yang reyot, ia pun tergerak menggalang sejumlah elemen untuk bahu-membahu merehab rumah Mbah Tutiah.

Berkat perjuangan dengan donasi dari beberapa pihak, rumah Mbah Tutiah akhirnya bisa direhab lebih layak. Dan Jumat (21/12/2018) momen haru itu datang ketika Danramil menyerahkan kunci rumah yang sudah direhab ke Mbah Tutiah.

Baca Juga :  Sempat Diamankan, 27 Orang Termasuk Anggota PSHT Dipulangkan, Motor Tetap Ditahan

“Alhamdulilah, setelah dikerjakan siang malam selama 5 hari pak dengan sejumlah pihak, akhirnya hari ini rumah Mbah Tutiah bisa selesai direhab dan lebih layak. Kami haturkan terimakasih kepada pihak Muspika, Pemdes Pendem, PSHT Ranting Miri dan Ranting Sumberlawang yang sudah banyak membantu pelaksanaan rehab,” papar Danramil mewakili Dandim Sragen, Letkol Kav Luluk Setyanto saat memimpin penyerahan kunci.

Dandamil Sumberlawang Kapten Cba Suwanto saat memberikan sambutan. Foto/Wardoyo

Danramil menguraikan rehab rumah dilakukan dengan dana iuran dari Muspika dan donasi. Termasuk bantuan dari Dandim 0725/Srg yang tergerak membantu Rp 1,5 juta. Menurutnya, bedah rumah itu dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI terhadap problem sosial di masyarakat utamanya warga yang kurang mampu.

“Ini ada sedikit bantuan dari Dandim Sragen berupa, kasur, seprei, bantal, guling dan sedikit uang pembinaan semoga bermanfa’at bagi Mbah Tutiah.

Baca Juga :  Kabar Baik, Hasil Kajian Terbaru, Sragen Sudah Masuk Zona Oranye Covid-19. Jumlah Kasus Positif 487, 378 Pasien Dinyatakan Sembuh, Izin Hajatan Sudah Diperbolehkan?

Setelah direhab untuk Mbah Tutiah tolong rumah di jaga kebersihan dan dirawat dengan sebaik-baiknya,” imbuh Danramil.

Acara penyerahan kunci dihadiri pula oleh Camat Sumberlawang, Susilohono, Wakapolsek Ipda Sukarno, Pj Kades Pendem Drajat Budi Bawono dan pengurus PSHT Miri, Sugiyanto lalu Sukirman dari PSHT Sumberlawang.

Bantuan dari Dandim. Foto/Wardoyo

Camat Sumberlawang Susilohono turut mengapresiasi positif kegiatan bedah rumah Mbah Tutiah. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Pendem, PSHT Ranting Miri dan Sumberlawang yang telah ikut membantu terlaksananya rehab rumah Ibu Tutiah.

Sementara, Mbah Tutiah tak mampu membendung air matanya ketika menerima kunci dari Danramil Sumberlawang.

“Matur suwun Pak Tentara,” ujarnya sembari sesenggukan. Wardoyo