loading...


Direktur Jurug Solo Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso. Foto: Triawati

SOLO– Jurug Solo Zoo menerima penghargaan Nayaka Pariwisata Berkelanjutan dalam ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2018. Penghargaan tersebut memecut Jurug Solo Zoo untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.

Direktur Jurug Solo Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengungkapkan, ada banyak elemen penilaian sebelum Jurug Solo Zoo menerima oenghargaan Nayaka Pariwisata Berkelanjutan tersebut.

“Tepatnya ada 300 an elemen yang dinilai baik secara administrasi maupun secara fisik. Dan kami sudah memiliki senuanya, tinggal menjalankan dan membenahinya untuk menujh proses ” finishing”. Ini merupakan suatu kebanggan dan tantangan tersendiri bagi kami,” ujarnya, Senin (3/12/2018).

Baca Juga :  Mayoritas Penghuni Rutan Solo Derita Penyakit Ini

Bimo menambahkan, penilaian terutama dilakukan pada tiga aspek yaitu asoek ekonomi, asoek lingkungan dan aspek sosial budaya.

“Dalam tata kelolanya, Jurug Solo Zoo mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kota. MoU juga ada dengan Pemkab Madiun. Semua usaha untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung. Penilaian juga dilakukan dengan wawancara bersama stakeholder. Dan tim juri menetapkan bahwa Jurug Solo Zoo mendapatkan Nayaka Pariwisata Berkelanjutan,” paparnya.

Baca Juga :  SD Muhammadiyah 1 Solo Sabet Juara dalam Biology’s Of Islamic Competition se-Solo Raya

Ditambahkan Dewan Pengawas Jurug Solo Zoo, ISTA menggunakan standar global dalam penilaiannya.

“Dan kami sudah menyerahkan semua bukti-bukti yang menyatakan bahwa kami tidak main-main dalam hal ini. Penilaian dilakukan setelah visitasi menunjukkan hasil yang baik,” tegasnya. Triawati PP

Loading...