JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tunjangan Kinerja Polisi Dinaikkan 70 Persen, Ini Tujuannya

tempo.co

JAKARTA – Tunjangan kinerja anggota Polri mencapai 70 persen dari penghasilan yang bisa dibawa pulang. Kenaikan tunjangan itu menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, salah satunya upaya untuk mencegah terjadinya korupsi.

“Sudah disetujui Bapak Presiden, pada bulan ini sudah diperintahkan untuk dibayar,” kata Tito saat meresmikan Klinik Kesehatan Pratama Akpol Semarang, di Semarang, Minggu (9/12/2018).

Tito menyampaikan, pembayaran kenaikan tersebut akan dirapel untuk enam bulan ke belakang. Sementara ke depan, kata Tito, besaran tunjangan kinerja anggota Polri akan terus ditingkatkan hingga mencapai 100 persen.

“Kalau tunjangan kinerjanya 100 persen, seorang Kombes bisa membawa pulang sekitar Rp 25 juta hingga Rp 30 juta per bulan,” katanya.

Baca Juga :  Bawaslu Undang Partai-partai Untuk Bahas Protokol Covid-19

Kapolri menyebut, peningkatan kesejahteraan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja. “Anggota Polri untuk bisa baik harus sejahtera. Uang yang dibawa pulang harus cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga,” tuturnya.

Sebelumnya, pada saat pidato di acara Ulang Tahun Bhayangkara ke-72, Tito menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena telah menaikkan tunjangan kinerja anggota Polri hingga 70 persen.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kebijakan Bapak Presiden RI yang telah meningkatkan ruang fiskal anggaran Polri, khususnya peningkatan tunjangan kinerja personel Polri menjadi 70 persen bersama-sama dengan TNI mulai Juli 2018 ini,” kata Tito, di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018) lalu.

Baca Juga :  Setelah 19 Hari Dirawat Karena Covid-19, Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Diperbolehkan Pulang, Masih Isolasi Mandiri

Dalam pidatonya ketika itu, Tito mengatakan bahwa tunjangan tersebut sangat berarti bagi personel Polri, khususnya untuk mereka yang bertugas di luar daerah.

Misalnya, jajaran kepolisian yang bertugas di perbatasan atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Adanya tunjangan tersebut, kata Tito, membuat personel-personel lebih semangat dalam bekerja.

www.tempo.co