JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Angkat Potensi Kopi Khas Karanganyar, Pemkab Gagas Festival Kopi Akbar. Simak Jadwalnya! 

pexels
pexels

KARANGANYAR-  Pemkab Karanganyar kembali menggagas agenda besar untuk mendongkrak produk kopi setempat lewat festival kopi. Agenda itu dijadwalkan digelar awal Maret mendatang.

“Lahan yang digunakan untuk menanam kebun kopi di Desa Nglurah adalah sebagian lahan milik Perhutani dan sebagian milik sendiri. Penanaman pohon sendiri sudah berjalan sekitar 5 tahun. Jenis kopinya kopi arabica,” ujar salah satu petani kopi yang berasal dari Tawangmangu.

Bupati meminta agar para pelaku dan petani kopi untuk mendata jumlah pohon kopi di kebun kopi mereka dan siapa saja nama pemiliknya.

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867

Para pelaku kopi juga menuturkan bahwa kopi Lawu memiliki kualitas yang tinggi. Sayangnya, harga kopi yang mereka jual masih dirasa cukup rendah, yaitu sekitar Rp. 50.000 – Rp. 125.000 per kilo kopi keringnya.

Bupati dan para pelaku kopi juga berkoordinasi untuk membuat festival kopi akbar. Fesival tersebut akan diadakan pada 2 Maret mendatang. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kopi Lawu ke masyarakat.

Baca Juga :  Hasil Test Swab Ketiga Negatif Covid, Ketua RT Buran Nadar Gelar Bancakan Sebagai Rasa Syukur

“Satu malam bisa menghabiskan satu kilo kopi. Kopi Karanganyar memiliki ciri khas, tingkat keasamannya sudah pas. Untuk minum kopi, bagaimana caranya agar minum kopi tapi rasanya tidak pahit, dan akhirnya kopi Karanganyar sudah memenuhi itu semua. Saya selama ini mengambil kopi dari Anggrasmanis”, ujar salah satu pemilik kedai kopi di Karanganyar. Wardoyo