JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

DARURAT DB SRAGEN: Dinas Kesehatan Bentuk Posko Kewaspadaan DB di Semua Desa dan Puskesmas! 

Posko Siaga DB yang didirikan di Kantor DKK Sragen. Foto/Wardoyo
Posko Siaga DB yang didirikan di Kantor DKK Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Status kejadian luar biasa (KLB) penyakit demam berdarah (DB) di Sragen membuat Pemkab dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) langsung membentuk posko kewaspadaan. Selain di DKK, posko juga dibentuk di semua desa dan Puskesmas yang ada di 20 kecamatan.

“Mulai 14 Januari kita buat posko kewaspadaan DBD di setiap desa dikoordinasi bidan desa. Di kecamatan juga dibuat posko. Di dinas kita juga buat,” papar Kepala DKK Sragen, Hargiyanto, Kamis (17/1/2019).

Baca Juga :  Awas, Muncul Kasus Baru Covid-19 dari Klaster Keluarga di Beberapa Kecamatan di Sragen dan Makin Ganas. Di Mondokan Satu Orang Tulari 7 Orang Dekatnya, di Masaran 1 Warga Positif Tulari 9 Orang

Selain posko secara menyeluruh, pihaknya juga akan menggelar rapat koordinasonterkait DB di tingkat kabupaten. Kemudian semua dokter spesialis dan klinik akan diundang untuk menyamakan persepsi tentang diagnose DB dan bagaimana penanganannya.

Lebih lanjut, Hargiyanto menguraikan KLB DB di awal 2019 ini terjadi karena faktor cuaca yang memasuki musim penghujan. Hal itu membuat vektor penyakit DB yakni nyamuk, bisa berkembangbiak di tempat-tempat genangan air.

Karenanya, ia menyampaikan kunci mencegah penyebaran DB adalah dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak dan menyeluruh.

Baca Juga :  Tambah 4 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Menanjak Jadi 456. Tiga Pasien Dirawat di Rumah Sakit Solo, 684 Kontak Erat dan Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Selain itu, KLB yang terjadi saat ini juga dimungkinkan akibat siklus lima tahunan. Sebab lima tahun silam, kasus DB di Sragen juga mencapai titik tertinggi dengan jumlah kasus menembus 850 kasus dengan korban meninggal ada 7 orang.

“Tahun lalu padahal kasus DB hanya 140 dan tidak ada korban jiwa,” tandasnya. Wardoyo