JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Data Terbaru Wabah DB Sragen Makin Mengganas. Sehari Tadi 57 Pasien Dilarikan ke RS dan Puskesmas, Total Tembus 322 Pasien 

Tim DKK dan Puskesmas saat menggelar fogging di Plumbon Sambungmacan Sabtu (19/1/2019) pagi. Foto/Wardoyo
Tim DKK dan Puskesmas saat menggelar fogging di Plumbon Sambungmacan Sabtu (19/1/2019) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Wabah demam berdarah (DB) makin menebar ancaman di Kabupaten Sragen. Sejak ditetapkan KLB 14 Januari 2019 lalu, angka kasus dan serangan DB semakin mengganas.

Data terkini dalam sehari Sabtu (19/1/2019) saja, total ada 57 warga di berbagai kecamatan dilarikan ke RS maupun Puskesmas. Sementara jumlah warga positif terserang DB dari 20 kecamatan sudah menembus angka 322 orang.

Data di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Sabtu (19/1/2019) petang, tambahan kasus itu justru melonjak dua kali lipat dari hari sebelumnya.

Baca Juga :  Sempat Mencekam, Begini Kronologi Pengeroyokan Rombongan Anggota PSHT di Pilangsari Sragen. Awalnya Pulang Latihan, Disalip Gerombolan 25 Orang Bermotor Lalu...

Sehari sebelumnya, Jumat (18/1/2019) tambahan kasus hanya 29 pasien. Lonjakan penambahan terbanyak ada di Kecamatan Mondokan dengan 11 pasien baru, disusul Sumberlawang dengan 8 pasien baru.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto melalui Kabid P2PL, Agus Sudarmanto mengungkapkan hingga Jumat (18/1/2019), penambahan jumlah pasien DB terus melonjak. Jika sehari sebelumnya junlah penderita baru 265 orang, siang ini sudah bertambah 322 orang.

“Yang terbanyak hari ini tadi masuk dari Kecamatan Mondokan. Total di Gesi saja ada 11 pasien dirawat di Puskesmas dan rumah sakit. Ada juga dari Sumberlawang ada tambahan 8 pasien baru,” papar Agus Sabtu (19/1/2019).

Baca Juga :  Hati-Hati, Jelang Pengumuman Hasil Seleksi CPNS, BKPSDM Sragen Imbau Tak Tergiur Tawaran Oknum-Oknum Tak Bertanggungjawab!

Penambahan kasus hari ini masih didominasi dari wilayah Sragen Utara seperti Gesi dan Jenar. Meski demikian, hingga kini Kecamatan Mondokan masih menempati posisi tertinggi jumlah kasus dan penderita DB selama kurun sebulan terakhir.

Sementara, terkait makin mengganasnya wabah, tadi pagi digelar fogging di Desa Plumbon, Sambungmacan. Fogging dilakukan menyusul adanya korban meninggal dari desa itu pada awal bulan lalu. Wardoyo