loading...
Suasana kerusuhan di Lapas Solo. Foto/Istimewa

SRAGEN- Proses kebebasan napi pindahan asal Solo, Koestiawan alias Iwan Walet dari Lapas Kelas II A Sragen disebut mendapat pengamanan ekstra dari aparat kepolisian. Beredarnya kabar ancaman pembunuhan disebut menjadi alasan proses kebebasan Iwan mendapat pengamanan khusus dari kepolisian setempat.

Data yang dihimpun Joglosemar dari sejumlah sumber, Iwan Walet resmi bebas dari Lapas Sragen sekitar pukul 04.00 WIB. Waktu yang relatif pagi itu dikarenakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Menjelang kebebasan Iwan, di sekitar Lapas Sragen terlihat banyak aparat kepolisian yang bersiaga. Tampak pula beberapa mobil patroli Polres Sragen yang bersiaga.

“Iya benar. Sudah resmi bebas hari ini tadi. Keluar dari Lapas Sragen sekitar pukul 04.00 WIB dan terhitung sudah hari Sabtu,” papar Kasie Register Lapas Sragen, Ratna Dwi Lestari mewakili Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise, Sabtu (12/1/2019).

Baca Juga :  Pesta Sabu Dinihari di Jalan Desa Kecik Sragen Digerebek Polisi. Dua Warga Ditangkap Saat Teler, Diamankan 2 Paket Sabu

Iwan yang namanya banyak diteriakkan saat kerusuhan di Lapas Solo dua hari lalu, mendapatkan kebebasan setelah selesai menjalani masa tahanannya. Iwan tercatat merupakan napi perkara 170 KUHP atau kasus kekerasan secara bersama-sama.

Ratna tak menampik bebasnya Iwan memang sempat mendapat pengamanan dari aparat Polres. Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan.

Perihal adanya ancaman pembunuhan menjelang kebebasan Iwan, ia juga mengaku sempat mendapat informasi itu.

“Sebelumnya memang sempat ada informasi itu (ancaman pembunuhan) Makanya ada pengamanan dari Polres,” kata dia.

Pengamanan kebebasan Iwan Walet yang namanya banyak disebut-sebut saat kerusuhan Lapas Solo dua hari lalu, dilakukan di sekitar Lapas dan berpencar di beberapa titik yang dilalui.

Baca Juga :  Sate Kambing Pak Surono, Jadi Legenda di Pasar Bunder Sragen

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan adanya pengamanan saat kebebasan Iwan Walet dari Lapas Sragen. Menurutnya pengamanan diberikan atas permintaan pihak Lapas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pengamanan biasa kok, permintaan dari Lapas untuk antisipasi hal-hal tak diinginkan,” papar Kapolres. Wardoyo