loading...
Loading...
Siswi SMK korban pembegalan di Bulakrejo Tangkil, menangis saat dievakuasi petugas Polsek Sragen ketika berusaha mengejar begal yang merampas HPnya. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Nasib malang menimpa dua siswi SMK asal Tangen, Sragen. Mereka menjadi korban keganasan begal muda.

Kejadian berlangsung pada Kamis (3/1/2019) siang sekira pukul 13.30 WIB di Jalan Bulakrejo-Kedungupit, Sragen.

Korbannya Irma Virnanda (16) siswi asal Karang Mojo RT 11, Japoh, Jenar, Sragen. Ia dibegal saat membonceng temannya Lusi Pujayana (16) asal Widodo, RT 17, Tangen.

Baca Juga :  Perang Tembakan di Pilkades Sragen, Kapolres Isyaratkan Pemberi Bakal Diproses Utama, Begini Cara Laporannya Jika Menemukan Money Politik!

Kejadian bermula ketika korban membonceng temannya hendak pulang dari sekolah pukul 13.30 WIB. Sesampai di lokasi kejadian yang agak sepi, keduanya dipepet kedua pelaku yang berboncengan dengan motor Yamaha AD 2707 ACE.

Kedua pelaku kemudian membunyikan klakson dengan keras hingga korban kaget. Sejurus kemudian pelaku merangsek dan memepet korban. Lantas pelaku menggasak HP merk XIOMI 4 A milik korban yang membonceng di belakang.

Baca Juga :  Wow, Anggaran Jas Untuk Pelantikan 45 Anggota DPRD Sragen Capai Setengah Miliar Rupiah 

Korban bersama temannya sontak bereaksi dan mengejar kedua pelaku.  Setelah dekat pelaku berhenti dan balik arah lalu diikuti oleh korban. Terjadilah kejar-kejaran sesampainya di Kampung Cumpleng, korban dan temannya terjatuh dan berteriak minta tolong ke warga.

“Korban sempat terjatuh saat berusaha mengejar pelaku yang berboncengan. Korban kemudian ditolong oleh petugas Polsek yang meluncur ke lokasi,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sragen, Iptu Mashadi, Jumat (4/1/2019).

Baca Juga :  Kecelakaan 2 Motor di Jalan Desa Plupuh Sragen. Nyelonong Belok, Pemotor Alami Kepala Robek Digasak Emak-emak 

Korban kehilangan HP seharga Rp 2,5 juta yang digasak pelaku. Korban juga mengalami luka lecet saat berusaha mengejar pelaku.

Pelaku diketahui dua orang masih muda dan berboncengan. Selanjutnya, warga memburu pelaku beramai-ramai. Wardoyo

Iklan
Loading...