JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kagumi Toleransi di Karanganyar, Sandiaga Janji Lebih Perhatikan Umat Nasrani, Kaum Difabel dan Guru Honorer 

Kunjungan Sandiaga Uno ke Karanganyar Senin (28/1/2019). Foto/Wardoyo
Kunjungan Sandiaga Uno ke Karanganyar Senin (28/1/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR – Calon wakil presiden Sandiaga Uno memyambangi Karanganyar Senin (28/1/2019). Capres dari nomor urut 2 itu menjanjikan akan lebih memperhatikan minoritas apa pun aspeknya.

Hal itu disampaikan saat dirinya menyambangi Bumi Intanpari dan mengaku mendapatkan banyak aspirasi dari para pendeta dan komunitas Nasrani. Termasuk juga dari komunitas lainnya.

Ia menyebut bagaimana masyarakat adil makmur bisa terwujud dan berpihak pada penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha untuk anak muda. Juga  keadilan bagi penyandang  disabilitas, guru honorer dan guru PAUD.

“Termasuk yang disampaikan pendeta Tampak bagaimana perlindungan terhadap kaum minoritas,” papar Sandi saat hadir dalam dialog dengan ummat Nasrani serta pendeta di Karanganyar, Senin (28/1/2019).

Baca Juga :  Kabar Baik, Digelontor Rp 190 Juta, Pujasera Karanganyar Bakal Disulap Jadi Taman Kuliner Semi Food Court Ala Kota-Kota. Sayangnya Papan Nama Proyeknya Tak Tahu Entah di Mana?

Sandiaga Uno janjikan akan lebih  memperhatikan dan memberikan perlindungan bagi umat Nasrani yang saat ini menjadi minoritas.

“Kerukunan ummat beragama ini, merupakan satu asset merupakan satu berkah untuk mencapai adil makmur,” jelas Sandiaga.

Sandiaga mencontohkan dirinya sudah melihat wujud nyata kerukunan ummat beragama yang ada di Ngargoyoso, Karanganyar. Dimana ada tiga tempat ibadah ada Masjid, Gereja juga Pura yang berdampingan dalam damai dan saling menghormati.

Hal tersebut menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kerukunan antar ummat  beragama.

“Bahkan mereka juga saling bantu dan jaga selama umat Hindu merayakan Nyepi,” papar Sandiaga.

Disebutkan Sandiaga dirinya juga memiliki pengalaman pernah menjadi minoritas saat masa sekolah. Namun dirinya tetap merasa nyaman karena tidak merasa dibedakan dan diperlakukan adil selama menjalani pendidikan.

Baca Juga :  Tak Main-Main, Polres Karanganyar Sikat 110 Motor Pakai Knalpot Brong Nan Meresahkan. Awas, Kapolres Sebut 16 Motor Mencurigakan dan Diduga Terkait Kejahatan!

“Itu artinya selama kita diperlakukan adil minoritas ataupun mayoritas tidak akan dirasa,” tegasnya.

Saat dirinya bersama Prabowo diberikan amanah untuk memimpin bangsa, pihaknya akan memastikan seluruh ummat diperlakukan adil dan juga setara dan itu yang menjadi prioritas Prabowo-Sandi.

Sandiaga juga menanggapi persoalan guru honorer dan penyandang disabilitas yang kurang mendapat perhatian. Jika hal tersebut dibiarkan bagaimana bisa tercipta Indonesia adil dan makmur.

“Kami yakin, bahwa visi Indonesia menang, aman untuk semua, adil untuk semua dan makmur untuk semua, bisa diwujudkan oleh pasangan Prabowo-Sandiaga Uno,” pungkasnya. Wardoyo