loading...
Loading...
Dirut RSI Amal Sehat Sragen, Dr Dukut Sarwandi didampingi Wadir Medis, Dr Nita Andriyana. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Surakarta memastikan RSI Amal Sehat Sragen sudah kembali bisa memberikan pelayanan kepada pasien BPJS. Kepastian itu diperoleh setelah rumah sakit tersebut mengantongi rekomendasi dari Kemenkes perihal kerjasama pelayanan BPJS Kesehatan.

“Sudah bisa melayani kembali (pasien BPJS) per hari ini. RSI Amal Sehat Sragen dan 2 RS lain yang kemarin sempat dihentikan kerjasamanya. Dasarnya karena sudah ada surat rekomendasi dari Kemenkes,” papar Kepala Kantor BPJS Surakarta, Agus Purwono Senin (7/1/2019).

Agus mengatakan dengan sudah adanya rekomendasi Kemenkes, 3 rumah sakit yakni RS Kustati Solo, RSI Amal Sehat Sragen dan RS Amal Sehat Wonogiri kembali bisa melayani pasien BPJS. Masyarakat juga bisa kembali mendapatkan pelayanan BPJS di tiga rumah sakit tersebut di atas.

Baca Juga :  Miris, Bupati Sragen Ungkap Ternyata Banyak Orangtua Anak Berkebutuhan Khusus Tega Larang Anaknya Bergaul Dengan Lingkungan

Sebelumnya, ketiga rumah sakit itu terpaksa tak bisa melayani pasien BPJS per 1 Januari 2019. Sebab mereka belum memenuhi persyaratan akreditasi sehingga Kemenkes menghentikan kerjasama pelayanan BPJS di tiga RS itu.

Kabar tersebut dibenarkan oleh jajaran Direksi RSI Amal Sehat Sragen. Dirut RSI Amal Sehat Sragen, Dr Dukut Sarwandi memastikan pelayanan BPJS di RSI Amal Sehat Sragen sudah mulai dibuka kembali per hari ini, tanggal 7 Januari 2019.

Hal itu menyusul penandatanganan kerjasama antara BPJS dengan pihak RSI Amal Sehat yang digelar di BPJS Surakarta, pagi tadi. Dengan penandatanganan kerjasama itu, secara otomatis RSI yang dipimpinnya sudah resmi bisa kembali melayani pasien BPJS.

“Alhamdulilah tadi pagi sudah ditandatangani kerjasama dengan BPJS. Ini sebagai dasar kami bisa kembali melayani pasien BPJS per 7 Januari ini,” ujarnya didampingi Wadir Medis, Dr Nita Andriyana.

Baca Juga :  12 Tokoh Sragen Rela Jadi Jaminan Penangguhan Penahanan Mantan Bupati Agus, Begini Jawaban Kajari Sragen 

Dukut menguraikan insiden terhentinya kerjasama dengan BPJS per 1 Januari 2019, lebih karena adanya keterlambatan administrasi saja. Menurutnya, pada Jumat kemarin sebenarnya surat rekomendasi dari Kemenkes sudah diperoleh. Akan tetapi terhalang libur hari Sabtu dan Minggu sehingga Senin (7/1/2019) baru bisa dilaksanakan penandatangan kerjasama kembali dengan pihak BPJS.

Dengan sudah dibukanya layanan, pihaknya berharap masyarakat pemegang BPJS tak perlu kebingungan lagi mencari tempat layanan kesehatan lain.

Meski sempat berhenti selama 6 hari, pihaknya memastikan sebagian pasien yang selama ini berobat ke RSI Amal Sehat pun sebenarnya juga tetap tak beralih karena sudah minded dokternya.

Baca Juga :  Bandar Sabu Kakak Beradik Asal Sidoharjo Sragen Divonis 5 Tahun Penjara. Digerebek Tim Polda Jateng 

“Kemarin ada sebagian yang mau pakai umum. Karena memang sebagian pasien juga sudah minded dokternya. Sempat kasihan juga, karena pasien BPJS yang kami layani itu perbulan bisa mencapai 8000 pasien,” terangnya.

Penandatanganan kerjasama layanan BPJS antara Dirut RSI Amal Sehat Sragen dengan Kepala Kantor BPJS Surakarta di Solo Senin (7/1/2019). Foto/Istimewa

Ia menambahkan selama ini pasien BPJS yang berobat ke rumah sakitnya tak hanya dari Sragen. Namun ada juga dari Ngawi, Karanganyar dan sekitarnya.

Diharapkan dengan sudah didapatnya rekomendasi dan dibuka layanan, masyarakat bisa kembali memanfaatkan untuk mendapat pelayanan BPJS di RSI Amal Sehat.

“Untuk rawat inap kami masih cukup lumayan. Dari tempat tidur masih 80 persen terpenuhi. Masih memenuhi kriteria efektif. Harapan kami dengan sosialisasi ini, nggak butuh waktu lama bisa pulih kembali,” tandasnya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...