JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Korban Keracunan Massal di Hajatan Colomadu Digelontor Uang Ratusan Ribu dari Bupati Karanganyar. Bupati Juga Bagi Resep Atasi Keracunan

Bupati saat menyambangi korban keracunan massal di Malangjiwan Colomadu, Rabu (16/1/2019). Foto/Humas Kab
Bupati saat menyambangi korban keracunan massal di Malangjiwan Colomadu, Rabu (16/1/2019). Foto/Humas Kab

KARANGANYAR– Bupati Karanganyar, Juliyatmono bagi-bagi uang kepada para korban keracunan massal di Desa Malangjiwan, Kecamatan Colomadu. Para korban digelontor uang Rp 250.000 hingga Rp 500.000 dari bupati.

Uang bantuan itu diberikan Bupati saat menyambangi para korban keracunan, Rabu (16/1/2019). Di hadapan warga, ia menyampaikan prihatin dengan terjadinya musibah keracunan masal di desa Malangjiwan.

Keracunan massal tersebut terjadi di sebuah hajatan salah satu penduduk di desa tersebut pada hari Minggu (13/1/2019) malam.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Bawa Berkah Bagi Lulusan Stikes 17 Karanganyar, Banyak yang Diterima Kerja di Rumah Sakit

“Dari dinas kesehatan menerangkan keracunan tersebut di akibatkan dari bakteri yang terdapat dalam makanan. Dan saat ini beberapa makanan yang disajikan dalam hajatan malam itu sudah teliti di laboratorium, tinggal hasilnya masih menunggu,” papar orang nomor satu di Pemkab Karanganyar itu.

Bupati juga mengungkapkan bahwa masih bersyukur karena masyarakatnya masih bisa tertolong.

Bupati menyarankan supaya besok lagi kalau terjadi keracunan harus secepatnya di obati atau bisa langsung di berikan minum air kelapa muda (degan). Bupati menghimbau kepada masyarakat yang keracunan untuk beberapa hari ke depan masih mengkonsumsi air kelapa muda (degan).

Baca Juga :  Pandemi Covid, Realisasi Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran di Karanganyar Menurun Drastis Jauh dari Target

“Karena mengkonsumsi air kelapa muda itu baik untuk membersihkan perut,” tuturnya.

Dalam silahturohmi tadi Bupati juga menyampaikan bantuan untuk masyarakat yang terkena musibah tersebut.  Untuk yang rawat jalan Rp 350.000,- , untuk rawat inap sebesar Rp 500.000,- dan untuk korban ringan di berikan bantuan sebesar Rp 250.000,-. Wardoyo