JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Lagu Jogja Istimewa Mendadak Viral Dipakai Kampanye Emak-emak Pendukung Prabowo. Pencipta Lagu, Marzuki Kill The DJ Lapor Polisi

Musisi Marzuki Mohammad datangi Polda DIY melaporkan dugaan plagiat atas lagu Jogja Istimewa ciptaannya yang digunakan untuk kampanye pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Selasa, 15 Januari 2018. tempo
Musisi Marzuki Mohammad datangi Polda DIY melaporkan dugaan plagiat atas lagu Jogja Istimewa ciptaannya yang digunakan untuk kampanye pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Selasa, 15 Januari 2018. tempo

JOGJA – Musisi Marzuki Mohammad alias Kill The DJ resmi melaporkan akun twiter @CakKhum ke Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, (15/1/2019). Rapper yang memiliki nama panggung Kill The DJ ini menduga akun twiter @CakKhum tersebut yang pertama kali menyebarkan video lagu “Jogja Istimewa” ciptaannya yang telah diubah liriknya menjadi mendukung Prabowo Subianto.

“Kan itu ada watermark akun yang menyebarkan pertama kali (lagu Jogja Istimewa yang diubah liriknya), ya akun yang menyebar pertama kali itu yang saya laporkan,” kata Marzuki di Polda DIY.

Baca Juga :  49 Mahasiswa Panitia PPSMB 2020 UGM Jalani Isolasi Covid-19

Dalam akun twiter atas nama @CakKhum itu tampak sejumlah perempuan pendukung Prabowo – Sandiaga menyanyikan lagu Jogja Istimewa yang telah diubah liriknya. Lirik lagu itu diubah menjadi “Jogja Jogja Jogja Istimewa, Prabowo Sandi Pilihan Kita. Jogja Jogja Jogja Istimewa Adil Dan Makmur Tujuan Kita.”

Baca Juga :  Ultah ke-23 Tahun, BAF Salurkan Bantuan Untuk Anak Indonesia

Dalam screenshot yang diunggah akun instagram Marzuki @killthedj, akun @CakKhum juga menyertakan cuitan yang berbunyi ‘Emak-Emak Jogja kompaknya mantul’ disertai tagar #2019TidakPilihPetugasPartai #2019GantiPresiden #2019PrabowoPresidenRI.

Marzuki menuturkan ia melaporkan plagiat lagu itu karena tidak terima jika dipakai untuk kampanye menghadapi Pilpres 2019.

“Baik itu untuk kampanye Jokowi-Maruf Amin atau Prabowo-Sandi, saya tidak terima jika lagu itu dipakai untuk kampanye,” kata Marzuki Kill The DJ.

www.tempo.co